Saturday, April 15, 2017

Pembentukan AKD Dituding Ada Rekayasa Dari Pimpinan Dewan

    Saturday, April 15, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com -  - Adanya rekayasa dalam pembentukan dan pemilihan Pimpinan AKD (Alat Kelengkapan Dewan) disampaikan oleh Salah satu anggota Komisi D DPRD Bojonegoro Ali Huda, bahwa adanya jumlah anggota Komisi D yang lebih banyak yaitu mencapai 15 anggota sehingga menjadi pertanyaan bagi para anggota DPRD pada saat rapat paripurna penyampaian AKD diruang Paripurna DPRD Bojonegoro, Sabtu (15/4/17).

Disampaikan juga oleh anggota Dewan yang lain bahwa dari jumlah angggota Komisi yang lain hanya 11 hingga 12 orang, namun yang menjadi kejanggalan dan pertanyaan beberapa anggota Dewan yaitu jumlah yang sangat janggal dan lebih banyak di Komisi D.

"Kenapa anggota Komisi D harus sampai 15 orang ada apa?," Ungkap Iskandar anggota Komisi C.

Anggota yang lain Zaenuri dari Fraksi PAN juga menyampaikan untuk dibuyarkan rapat kali ini karena tidak sesuai dengan aturan atau keputusan yang sudah ada. "Lebih baik rapatnya dibuyarkan saja," Katanya.

Bahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan Bambang mengatakan forum yang diselenggarakan tidak ada legalitasnya. "Ini forum apa, kita harusnya lanjutkan dengan forum pemilihan dimasing masing AKD," Tegas Bambang.

Sementara itu adanya penempatan anggota yang tidak sama dan tidak seimbang di tubuh Komisi dielak oleh Sukur Priyanto selaku pimpinan rapat bahwa tidak ada rekayasa apapun. "ini bukan soal ada rekayasa, namun ada ketidaklaziman, sehingga harua menaati tata tertib, " kata Sukur. (Ang)

No comments:
Write comments