Wednesday, April 19, 2017

Penambang Pasir Rengel-Kanor Adakan Perjanjian Diatas Perahu

    Wednesday, April 19, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Penambang pasir di bantaran Bengawan Solo, pagi ini Rabu (19/4/2017) menandatangani kesepakatan bersama terkait peraturan pengambilan pasir. Warga yang bekerja sebagai penambang pasir itu mengadakan acara deklarasi, yang ditandatangani di atas perahu di tengah tepian bengawan solo.

Hadir dalam acara tersebut warga dari tiga desa yang sempat memperebutkan lahan penambangan. Ketiga desa tersebut yakni Desa Ngadirejo, Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban dan Desa/ Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu hadir, Kasat Binmas polres Tuban AKP Mardiyah, Forpimka kanor dan Rengel beserta Angota, Kepala Desa Kanor beserta pengusaha atau penambang dan pemilik perahu.
Kepala Desa Ngadirejo beserta pengusaha penambang dan pemilik perahu, Kepala Desa Kanorejo beserta pengusaha penambang dan pemilik perahu.

Kapolsek Kanor, AKP Imam Kanafi menngatakan kepada perwakilan masing-masing desa harus dapat melaksanakan kesepakatan bersama tersebut. Kesepakatan ini tujuannya untuk mengatur batasan ketika mencari pasir di sungai penghubung dua kabupaten itu.

"Masing-masing pihak agar mematuhi apa yang telah disepakati bersama, kerjasama yang baik dan himbauan Kamtibmas," katanya.

Seperti diketahui, sejak awal Maret lalu sempat terjadi cekcok antar warga penambang pasir setempat. Akibat insiden tersebut berujung pada penutupan dan penghentian sementara aktivitas tambang pasir.

Sementara itu, Kapolsek Rengel AKP Musa Bakhtiar mengungkapkan dengan adanya kesepakatan ini dapat meminimalisir gesekan di tengah masyarakat.

Ditambahkan olehnya, semua warga untuk tetap menjaaga dan melestarikan lingkungan. Dan segala sesuatu agar diselesaikan dengan cara musyawarah.

"Jangan kita saling berebut lahan tambang," pesanya. (wan/lis).

No comments:
Write comments