Saturday, April 22, 2017

Pengendara Megapro Meninggal Setelah Tabrak Satria di Sumberrejo

    Saturday, April 22, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Kecelakaan yang melibatkan anak di bawah umur dan mengakibatkan korban jiwa terjadi di jalan raya Bojonegoro-Babat, tepatnya di perempatan Medalem, turut Desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro, pada Sabtu (22/04/2017) sekira pukul 13.00 WIB siang tadi.

Sepeda motor Honda Megapro menabrak Suzuki Satria, akibatnya pengendara Honda Megapro meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pengendara Suzuki Satria mengalami luka patah tulang kaki sebelah kanan dan segera dilarikan ke RSI Muhammadiyah Sumberrejo.

Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Megapro nomor polisi S 3353 CE, yang dikendarai M Angga Sapuji (21), alamat Desa Prayungan  RT 002 RW 001 Kecamatan Sumberrejo dengan sepeda motor Suzuki Satria nomor polisi S 2230 AB, yang dikendarai M Muslih (15), pelajar asal Desa Wotan RT 001 RW 001 Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Sumberrejo, AKP Nur Zjaeni kepada media ini menerangkan, kecelakaan ini bermula saat sepeda motor Honda Megapro nomor polisi S 3353 CE, melaju dari arah timur ke barat. Sesampai di lokasi kejadian, tepatnya di perempatan Medalem, melaju di jalan poros desa, sepeda motor Suzuki Satria nomor polisi S 2230 AB, dari arah selatan dan berbelok kearah barat.

“Pengendara Suzuki Satria tidak menghiraukan arus kendaraan yang dari arah timur dan karena jarak yang terlalu dekat sehingga terjadi Laka lantas  tersebut,” terang AKP Nur Zjaeni.

Akibat peristiwa laka lantas tersebut, pengendara Honda Megapro meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pengendara Suzuki Satria mengalami luka patah tulang kaki sebelah kanan dan segera dilarikan ke RSI Muhammadiyah Sumberrejo.

Melalui media ini, Kapolsek Sumberrejo tak henti-hentinya menyampaikan himbauan kepada para orang tua agar jangan memberikan ijin kepada anak-anaknya yang masih dibawah umur, untuk mengendarai kendaraan di jalan raya.

Selain itu, Kapolsek juga menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa berhati-hati dalam berkendara. Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan, selain itu perhatikan juga batas kecepatan. Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan.
 “Seringkali, kecelakaan selalu diawali dari adanya pelanggaran dan kebanyakan diakibatkan oleh kelalaian pengendara,” pungkas AKP Nur Zjaeni. (ney/lis)

No comments:
Write comments