Friday, April 7, 2017

Polisi Bekuk Warga Ngraho Yang Curi Motor Di Tambakrejo

    Friday, April 07, 2017  

Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com -  Berkat adanya adanya laporan kejadian yang dikirimkan melalui Aplikasi CAS (Crime Alarm Sistem) yang dikembangkan Polres Bojonegoro, pada Jumat (07/04/2017) sekira pukul 10.30 WIB siang tadi, seorang warga Kecamatan Ngraho, pelaku pencurian kendaraan bermotor yang melakukan aksinya di wilayah hukum Polsek Margomolyo, berhasil ditangkap oleh anggota Polsek Tambakrejo.

Setelah diamankan di Mapolsek Tambakrejo, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Margomulyo, guna proses hukum lebih lanjut.

Pelaku berinisial WST (42), warga Dukuh Dadapan Desa Sumberagung Kecamatan Ngraho Kabupaten Bojonegoro, sedangkan korban Suntoro (35)warga Dukuh Matar Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro.

Adapun kendaraan yang dicuri oleh pelaku berupa, 1 (satu) unit sepeda motor Honda GL Max tahun 2001, nomor polisi S 5713 CI, yang saat itu sedang di parkir oleh pemiliknya di jalan di dalam kawasan hutan Petak 35, turut Dukuh Kates Desa Margomulyo Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Margomulyo, AKP Marjono, kepada media ini menerangkan, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Jumat sekira 09.30 WIB pagi tadi, korban menuju ke kawasan hutan Petak 35, turut Dukuh Kates Desa Margomulyo menggunakan sepeda motor Honda GL Max nomor polisi S 5713 CI, untuk mencari pakan ternak.

“Sesampai di hutan, sepeda motor tersebut diparkir dipinggir jalan dengan kunci masih menancap di sepeda motor.” terang Kapolsek

Sekira 30 menit berikutnya, korban kembali menuju kearah sepeda motor yang diparkirnya, namun sepeda motor miliknya sudah tidak ada atau hilang. Selanjutnya korban berusaha mencari namun tidak ketemu dan korban bertemu dengan temannya, Sakir, dan korban meminta tolong untuk membantu mencarikan sepeda motor miliknya, yang hilang tersebut.

Sementara, setelah berhasil melakukan pencurian, pelaku langsung melarikan kendaraan yang di curinya dengan kecepatan tinggi hingga melintas di jalan Desa Sugihwaras Kecamatan Ngraho. Saat itu, warga desa setempat, Rantimat (38) dan Nardi (38) merasa curiga dan berusaha menghentikan pelaku, namun pelaku tidak mau berhenti dan terus memacu kendaraannya meninggalkan kedua saksi tersebut.

“Selanjutnya kedua orang saksi tersebut melaporkan ke Mapolsek Ngraho.” terang AKP Marjono.

Mendapat laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Ngraho, segera bertindak cepat, dengan mengirimkan laporan kejadian melalui Aplikasi CAS, dengan menuliskan ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang dicuri oleh pelaku. Selain itu, anggota Polsek Ngraho juga melakukan pengejaran terhadap pelaku, menuju arah yang ditunjukkan oleh saksi pelapor, yaitu menuju arah Kecamatan Tambakrejo.

Setelah laporan dikirimkan, seluruh anggota polsek jajaran yang berdekatan dengan lokasi kejadian, langsung merespon dengan melakukan penghadangan dan razia kendaraan di depan Mako Polsek masing-masing dan di persimpangan jalan.

Selanjutnya, sekira pukul 10.30 WIB, pelaku diketahui melintas di perempatan Pasar Desa Taji Kecamatan Tambakrejo. Saat itu, Kanit Reskrim Polsek Tambakrejo bersama 7 personil yang sudah bersiaga melakukan penghadangan, segera menangkap pelaku.

“Setelah tertangkap, pelaku berikut barang bukti di bawa ke Mapolsek Tambakrejo,” lanjut Kapolsek Margomulyo.

Setelah dilakukan interogasi awal, pelaku mengakui bahwa sepeda motor Honda GL Max nomor polisi S 5713 CI yang dikendarainya tersebut, didapat dari mencuri, di jalan di dalam kawasan hutan Petak 35, turut Dukuh Kates Desa Margomulyo Kabupaten Bojonegoro.

Sehubungan lokasi kejadaian berada di wilayah hukum Polsek Margomulyo, selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Mapolsek Margomulyo.

Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 362 KUHP, diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun.

Sementara itu ditempat terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, mengapresiasi jajarannya yang telah berhasil mengamankan pelaku pencurian kendaraan bermotor dengan memanfaatkan Aplikasi CAS.

“Alhamdulilah, Aplikasi CAS kembali berhasil membantu mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor.” Ucap Kapolres.

Selain itu, Kapolres juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk segera mengunduh aplikasi CAS di PlayStore, agar apabila terjadi tindak kejahatan atau peristiwa yang membutuhkan penanganan petugas kepolisian, dapat segera melaporkan kejadian tersebut hanya melalui aplikasi CAS di HP masing-masing dan tidak perlu datang ke kantor Polisi.

“Kepada masyarakat, segeralah unduh dan install aplikasi CAS dari PlayStore, jika terjadi kejahatan di lingkungan masing-masing cukup melaporkan melalui CAS dan tidak perlu datang ke kantor Polisi”, pungkas Kapolres. (mir/lis)

No comments:
Write comments