Sunday, April 30, 2017

Polisi Bubarkan Latihan Balap Motor Tanpa Ijin, di GOR Ngumpak Dalem

    Sunday, April 30, 2017  

Reporter : Nella Rachma

Polres Bojonegoro, siang tadi Sabtu (29/04/2017) sekira pukul 14.30 WIB membubarkan kegiatan latihan road race di GOR Ngumpak Dalem Kecamatan Dander yang diadakan Paguyuban Otomotif Bojonegoro yang diketuai Sunar warga Desa Balun Bandoro II RT 3 RW 5 Kecamatan Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah yang kesehariannya berdomisili di Desa Ngadiluhur Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro.

Dalam keterangannya, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH. SIK., M.Si mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan dari masayarakat dihalaman GOR Ngumpak Dalem akan diadakan latihan road rece yang sekira akan dilaksanakan pada pukul 15.00 WIB hingga 17.00 WIB dihalaman GOR. Dalam sesi latihan tersebut, penyelenggara latihan telah memungut iuran kepada para peserta dengan tarif Rp 20.000,- untuk peserta lokal, sedangkan untuk peserta dari luar daerah penyelenggara latihan memungut iuran sebesar Rp 100.000,-.

"Kegiatan tanpa adanya ijin dari Polres ini berlangsung seperti layaknya event resmi dengan memungut biaya kepada pesertanya", ungkap Kapolres.

Setelah mendapati laporan dari masyarakat tersebut, Kapolres langsung memerintahkan anggota untuk menemui penyelenggara guna memastikan ada tidaknya ijin dari pihak terkait menyangkut akan diadakan latihan road rece tersebut seperti adanya ijin dari IMI, Dinas terkait penggunaan tempat serta ijin keramaian dari Polres Bojonegoro. Setelah memastikan semua ijin tidak ada, anggota langsung membubarkan latihan tersebut dengan memberikan pengumuman kepada para penonton dan peserta bahwa latihan ditunda.

"Kami langsung membubarkan latihan tersebut setelah memastikan tidak ada ijin resmi", imbuh Kapolres.

Lebih lanjut Kapolres menegaskan bahwa setiap event atau kegiatan yang melibatkan masyarakat banyak harus ada ijin dari Kepolisian, gunanya untuk mendapatkan bantuan pengamanan jalannya kegiatan dari aparat Kepolisian, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh pengunjungnya. apalagi event road race sangat rawan kecelakaan bagi peserta itu sendiri maupun orang lain sebagai penonton.

"Event seperti ini dibutuhkan pengawasan dan pengamanan yang extra ketat", tegas Kapolres.

Dalam latihan yang telah dibubarkan oleh anggota tersebut sempat menyedot beberapa penonton yang berjumlah sekitar 500 orang penonton dan 28 orang peserta yang akan mengikuti latihan. Kemudian pada pukul 15.30 WIB para penonton dan peserta membubarkan diri setelah adanya pengumuman dari anggota Polres bahwa latihan ditunda.

Selain itu juga, dalam pembubaran latihan tersebut aparat Kepolisian dari Polres Bojonegoro juga dibantu oleh wakil ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Syukur Priyanto, SH yang turut memberikan himbauan agar para penonton dan peserta membubarkan diri dengan aman dan tertib. (ney/lis)

No comments:
Write comments