Saturday, April 22, 2017

Tiga Pelajar Di Sukosewu Ini Palak PelajAr Lainnya, Polisipun Turun Tangan

    Saturday, April 22, 2017  

Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com - Perbuatan Tiga Pelajar, seperti yang terjadi di sekolah MA Abror Sukosewu, patut untuk tidak ditiru, karena melakukan dugaan pemalakam terhadap siswa atau pelajar lainnya,  sehingga harus dilaporkan Oleh Kepala Sekolahnya dan mendapatkan penanganan petugas Kepolisian setempat.

Tiga siswa yang melakukan dugaan pemalakan ini adalah berinisial FV (16), RDW (16) dan ED (16) yang semuanya Kelas X MA Abror Sukosewu dan beralamatkan di Desa Sukosewu telah memalak seorang siswa AG (16) murid X MA Abror Sukosewu pada hari Kamis tanggal 20 April 2017.

Atas kejadian tersebut, Kepala Sekolah MA Abror Sukosewu Nur Rochim (53) warga Sukosewu pada hari Jumat 21 April Melapor ke Polsek dan langsung diterima Bhabinkamtibmas Sukosewu Brigadir Tajun Romadhon.

Atas laporan tersebut, pada hari Sabtu (22/04/2017) sekira pukul 10.00 WIB Brihadir Tajun Romadhon bersama Ka SPKT "C" melakukan mediasi terhadap dua kubu tersebut dengan memanggil seluruh orang tua, baik pelaku maupun korban serta mengajak pihak sekolah di Mapolsek Sukosewu. Dalam penyelesaiannya, Brigadir Tajun selalu mediator sekaligus Bhabinkamtibmas Sukosewu memberikan pembinaan dengan berpesan kepada pelaku untuk tidak mengulangi lagi dan meminta untuk tetap fokus belajar dengan baik.

"Belajarlah yang baik, jangan ulangi lagi perbuatan tersebut. Apabila mengulangi akan diproses hukum", pesan Brigadir Tajun.

Sementara itu, Kepala Sekolah Nur Rochim selalu pelapor mengungkap bahwa tujuan dilaporkan kejadian tersebut kepada Polisi dengan harapan agar para pelaku jera dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di lain waktu. Selain itu juga, kepada seluruh siswa dia berharap ini adalah perbuatan yang tidak baik, sehingga kepada seluruh siswa agar tidak meniru perbuatan pelaku karena dapat berdampak hukum.

"Kami laporkan ke Polisi agar menjadi contoh yang lain bahwa perbuatan pelaku salah serta agar tidak ada pengulangan perbuatan semacam itu", ungkap Nur Rochim.

Perlu diketahui bahwa, pada hari Kamis tanggal 20 April 2017, telah terjadi tindak pemalakan disertai penganiayan yang dilakukan oleh FV (16), RDW (16) dan ED (16) terhadap AG yang keempatnya merupakan murid kelas X MA Abror Sukosewu. Kejadian terjadi ketika jam istirahat sekolah waktu itu pelaku meminta sejumlah uang disertai dengan penganiayaan berupa toyoran dikepala korban.

Atas kejadian tersebut, pihak sekolah yang mengatahui kejadian langsung melaporkan ke Mapolsek Sukosewu guna memediasi kedua belah pihak dengan maksud untuk memberikan pembinaan serta efek jera kepada pelaku dan meminta korban untuk tidak membuat laporan penganiayaan dengan penyelesaian secara damai dengan memanggil seluruh orang tua baik pelaku maupun korban. (ney/lis)

No comments:
Write comments