Sunday, April 16, 2017

Warga Balen Ini Harus Meringkuk Di Penjara Akibat Gelapkan Uang Koperasi

    Sunday, April 16, 2017  

Reporter : Lina
suarabojonegoro.com -  Seorang pria warga Balen berinisial MZ (36) diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Kapas di rumahnya di Jalan H. Saleh Desa Sobontoro RT 04 RW 01 Kecamatan Balen karena telah menggelapkan uang Koperasi Simpan pinjam (KSP) pada tanggal Jum'at (14/4/17)dimana tersangka bekerja sebagai karyawan koperasi tersebut yang berkantor di Desa Plesungan Kecamatan Kapas.
Tersangka dilaporkan oleh Masrur (40) warga Desa Karang RT 19 RW 05 Kecamatan Kepohbaru yang merupakan Kepala Koperasi tersebut sekaligus atasan langsung tersangka selaku korban pada hari Selasa tanggal 14 Februari 2017 sekira pukul 12.30 WIB dua bulan yang lalu. Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Kapas, akhirnya tersangka dijemput di rumahnya kemarin siang, Jum’at (14/04/2017) dan telah ditetapkan sebagai tersangka pada hari Sabtu (15/04/2017) dan telah ditahan di sel tahanan Polsek Kapas.
“Pelaku telah ditetapkan oleh penyidik Polsek Kapas," terang Kapolsek Kapas AKP Ngatimin siang tadi, Sabtu (15/04/2017) kemarin. 
Dalam keterangannya, Kapolsek Kapas mengungkapkan bahwa kronologi kejadiannya bermula pada hari Selasa tanggal 14 Pebruari 2017 sekira jam 12.30 WIB Masrur selaku Kepala Koperasi bersama saksi 1 bernama Ernawati (21) warga Dusun Karokan Desa Tiripan Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk selaku Kasir koperasi dan saksi 2 bernama Pratiwi Susanti (22) warga Desa Deru Kecamatan Sumberrjo Kabupaten Bojonegoro yang merupakan salah satu karyawan Koperasi melakukan pengecekan terhadap data pinjaman yang diajukan oleh tersangka.
Setelah dilakukan pengecekan, apa yanh sudah dilaporkan dan penyetoran tidak sesuai target penyetoran kemudian korban selaku kepala koperasi simpan pinjam (KSP) melakukan pengecekan kepada nasabah yang tertera pada kartu promise/kartu angsuran, sehingga di temukan nama-nama nasabah yang tertera dan diajukan oleh tersangka fiktif serta ditemukan juga nasabah yang sudah melakukan pelunasan namun uang pelunasanya tidak disetorkan kepada pihak koperasi. Selain itu juga, sebuah 1 unit sepeda motor Honda Revo Warna Hitam yang bernomor polisi S 3139 AF milik koperasi KSP merupakan barang inventaris oleh tersangka di gadaikan kepada saksi 1 oleh tersanga.
“Akibat kejadian tersebut pihak koperasi mengalami kerugian sebesar 40.426.000 rupiah”, imbuh Kapolsek.
Adapun barang bukti yang telah dijadikan penyidik sebagai dasar penetapan sebagai tersangka yaitu 54 Lembar Promise/kartu angsuran fiktif, 29 Lembar Promise/kartu angsuran tunda pelunasan, 22 Lembar Promise/kartu angsuran selisih angsuran, 1 buku BPKB sepeda motor honda revo Warna hitam  S 3139 AF dan 1 unit sepeda motor honda revo warna hitam S 3139 AF beserta STNK.
“Oleh penyidik, tersangka dikenakan pasal 374 jo 372 KUHP yaitu penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman 5 tahun hukuman penjara”, pungkas Kapolsek.
Selain 2 saksi tersebut diatas, Polsek Kapas juga meminta keterangan dari 5 orang saksi lainnya yang merupakan nasabah koperasi simpan pinjam tersebut yaitu Nanik Rohmawati (24) warga Dusun Juwet Desa Cangaan Kecamatan Kanor, Siti Iflahah (33) warga Dusun Juwet Desa Cangaan Kecamatan Kanor, Siti Maryam (46) warga Dusun Jetis Desa Cangaan Kecamatan Kanor, Ohim Rahmat Efendi (64) warga Dusun Gampeng Desa Kedungbondo Kecamatan Balen dan Widodo Karjaning Projo (46) warga Desa/Kecamatan Sumberrjo. Serta satu orang karyawan koperasi lainnya yaitu Mohammad Zaenuri Bin Sahad (36) warga jalan H. Saleh Desa Sobontoro Kecamatan Balen. (ina/lis)

No comments:
Write comments