Sabtu, 27 Mei 2017

5 Kecamatan Ini DAK Pendidikanya Belum Cair, Ini Alasanya

    Sabtu, Mei 27, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Pencairan dana alokasi khusus (DAK) yang diprioritaskan untuk kepentingan pendidikan di Bojonegoro masih menyisakan 5 wilayah. Ada 5 kecamatan yang belum mendapat kucuran DAK dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, yakni Kecamatan Kota, Kepohbaru, Kasiman, Trucuk dan satu desa di wilayah Kecamatan Ngasem.

Pasalnya, lima kecamatan tersebut masih belum menyelesaikan semua proses administrasi yang telah diwajibkan. Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro mencatat ada beberapa kendala belum cairnya DAK pendidikan dari kelima wilayah tersebut.

Kepala BPKAD Kabupaten Bojonegoro, Ibnu Soeyuti mengatakan, tetkait dengan pengajuan DAK Pendidikan, ada tiga kendala dari desa yang selama ini ditemukan oleh BPKAD Bojonegoro.

"Kendalanya antara lain berkas baru diajukan tgl 26, rekapitulasi dengan jumlah penerima selisih dan administrasi ada yang belum ditandatangani Kades," ungkapnya.

Ibnu mengatakan, dari kelima wilayah tersebut berkas pengajuan yang baru masuk pada hari Jum'at kemaren (26/5/17) baru kecamatan kota, Kepohbaru, Kasiman dan Trucuk. "Ada satu desa yang disusulkan di Kecamatan Ngasem," terangnya.

Dipastikan, besok hari Senin, (29/5/17) dari 5 kecamatan tersebut surat perintah pencairan dananya (SP2D) sudah masuk ke rekening desa.

"Hari senin dana DAK sudah masuk ke rekening desa, sedangkan pencairannya kesiswa penerima nantinya desa menjadwalkan dengan difasilitasi kecamatan," pungkasnya.

Untuk diketahui, siswa-siswi penerima DAK dari kelas 10 dan 11 dananya masuk kerekening siswa melalui BPR, sedangkan kelas 12 langsung bisa diterima. (wan/red).

Tidak ada komentar:
Write komentar