Senin, 15 Mei 2017

ANGGOTA PANSUS RUU PEMILU DPR RI APRESIASI KINERJA KPUD BOJONEGORO

    Senin, Mei 15, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro

suarabojonegoro.com -  Menjelang Pemilukada (Pemilihan Kepala Daerah)  Kabupaten Bojonegoro dan sudah melakukan segala bentuk kesiapannya KPU (Komisi Pemilihan Umum)  Daerah Bojonegoro, mendapatkan apresiasi dari anggota Pansus RUU (panitia Khusus Rancangan Undang-Undang)  Pemilu (Pemilihan Umum) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Didik Mukrianto,  Senin (15/5/17).

Dalam kunjungan resesnya ke KPUD Bojonegoro, Didik Mukrianto melihat secara langsung dari dekat kegiatan KPUD Bojonegiro dalam menghadapi Pilkada Kab Bojonegoro 2108 mendatang.

"Saya bangga dan mengapresiasi kesiapan dari KPUD Bojonegoro dalam kesiapannya menghadapi Pilbup dan Pilgub 2018" ungkap anggota Komisi III DPRRI dapil Bojonegoro Tuban;

Dalam kegiatan tersebut, Didik juga menyempatkan diri untuk memeriksa dan melihat seluruh infrastruktur serta fasilitas yang sudah disiapkan oleh KPUD Bojonegoro;

"Rumah Pintar Pemilu Kayangan Api yang disiapkan oleh KPUD adalah potret keberhasilan dan gagasan besar untuk bisa menjadi pusat pembelajaran dan pusat infomasi kepemiluan di Bojonegoro. Tentu langkah cerdas dan tepat ini juga bisa ditiru oleh KPUD se Indonesia" jelad Didik Mukrianto

Hadir dalam kegiatan tersebut, seluruh komisioner KPUD beserta jajarannya yang turut memberikan masukan terkait dengan pembahasan RUU Pemilu. Terkait dengan rekapitulasi suara, KPUD Bojonegoro berharap agar Pansus bisa mempertimbangkan dampak dan resiko politik dan sosialnya;

"Mohon kepada Pansus RUU Pemilu untuk mempertimbangkan terkait wacana meniadakan rekapitulasi penghitungan suara di tingkat Kecamatan karena akan membawa dampak yang cukup material dalam persepektif pelaksaan Pemilu" ungkap Munif Ketua KPUD Bojonegoro;

Menanggapi hal tersebut, Didik bisa memahami dan setuju bahwa dengan pelaksaan rekapitulasi suara lansung dilakukan di KPUD Kabupaten, justru sebaliknya berpotensi akan terjadinya kompleksitas dan persoalan baru dalam pelaksanaan Pemilu;

"Rekapitulasi suara yang langsung dilakukan di KPUD Kabupaten dalam satu sisi diharapkan mampu untuk membuat efektif dan efisien pelaksaan Pemilu, namun di sisi lain tentu komplikasi potensi persoalan baru terkait akuntabilitas, tekanan baik psikis dan psikologis serta keamanan menjadi esensi permasalahan yang harus dipertimbangkan secara matang" jawab sekretaris fraksi Partai Demokrat DPRRI ini;

Selanjutnya, pria yang juga Ketua Umum Karang Taruna ini, meminta agar KPUD Bojonegoro konsisten untuk mengawal suara rakyat dalam kompetisi Pilkada dan Pemilu ke depan.

"Harapan saya KPUD Bojonegoro terus konsisten mengawal dan mempersiapkan Pilkada Bojonegoro Tahun 2018 sebagai wadah representasi kehendak rakyat dalam melahirkan pemimpin yang Visioner, Cakap dan Kuat untuk mewujudkan hak kesejahteraan masyarakat Bojonegoro" pungkas Didik. (ang*)

Tidak ada komentar:
Write komentar