Saturday, May 13, 2017

Baru 15 Kecamatan, Dua Kecamatan Ini Belum Mengajukan Dana Desa

    Saturday, May 13, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi


suarabojonegoro.com -  Badan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bojonegoro menghimbau agar pihak kecamatan segera mengajukan  pencairan dana desa (DD) tahap pertama.

Pasalnya, data yang dihimpun suarabojonegoro.com dari BPKAD Bojonegoro menyebutkan, proposal pengajuan pencairan yang baru diterima oleh BPKAD Bojonegoro dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bojonegoro baru separuh dari jumlah Kecamatan yang ada di Bojonegoro.

"Kecamatan yang belum mengajukan di DPMD ada dua yakni Kecamatan Ngasem dan Sekar, serta yang sudah di verifikasi baru 15 kecamatan," kata Kepala BPKAD, Ibnu Soeyoeti, kepada suarabojonegoro.com. Sabtu (13/5/17) pagi.

Dijelaskan olehnya, pengajuan pencairan DD tersebut tahapanya dari desa ke kecamatan, kemudian diajukan ke DPMD guna verisikasi, setelah itu diajukan ke BPKAD untuk pencairan ditransfer ke rekening bendahara desa.

Pihaknya mengaku, telah menerima transfer DD tahap satu sebesar 60 persen dari total Rp332.980.300.000, sejumlah Rp199.788.180.000.

"Ketentuan Peraturan Menteri Keuangan paling lama 7 hari kerja setelah dana masuk rekening kasda. Kami berharap desa atau kecamatan yang sudah lengkap persaratan untuk segera diajukan ke BPKAD," jelasnya.

Disingung terkait konsekuensi atas keterlambatan penyaluran DD tersebut, pihaknya mengaku, jika hal tersebut terjadi maka BPKAD akan mendapat teguran dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

"Kami mendapat teguran dari BPK RI. Kebijakan DD dari pemerintah pusat bahwa dana tersebut untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur desa dengan pola swadaya masyarakat," katanya. (wan/red).


Foto: ilustrasi

No comments:
Write comments