Minggu, 07 Mei 2017

BPBD Tarik Tim SAR Dari Pengawalan Ngintir Bareng Mas Arief Di Sungai Begawan Solo

    Minggu, Mei 07, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com -  Adanya kegiatan Ngintir bareng Mas Arief Januarso,  Ketua Yayasan Universitas Bojonegoro,  yang dilakukan disungai Begawan Solo dengan start dari Bendungan Gerak Desa Ngringinrejo,  Kecamatan Kalitidu,  Hingga Tambangan Begawan Solo (TBS)  Pasar Kota Bojonegoro ternyata ditarik oleh Pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)  Bojonegoro.

Hal ini seperti yang disampaikan oleh Andi Sujarwo selaku kepala BPBD Bojonegoro melalui pesan Wathsappnya di group DALOPS BPBD BOJONEGORO yang berisi tentang penarikan pengawalan Tim SAR (Search and Rescue) BPBD Bojonegoro,  dikarenakan acara ngintir tersebut merupakan pengenalan salah satu calon Bupati. minggu (7/5/17).

Dijelaskan oleh Andi Sujarwo,  bahwa sebelumbya Berdasar Surat Yayasan Suyitno Bojonegoro - Sekretariat Kampus Universitas Bojonegoro dalam rangka melestarikan budaya  Ngintir di Bengawan Solo serta mempertimbangkan permohonan back up personil TIM SAR atas kegiatan dimaksud.

Maka memperhatikan aspek keselamatan kegiatan di bengawan dalamm kondisi saat ini dimana terjadi kenaikan tinggi muka air Bengawan.  BPBD memandang perlu membantu pendampingan TIM SAR.

"Adapun setelah mendapat laporan personil di lokasi bahwa kegiatan tersebut dimanfaatkan salah satu oknum penyelenggara untuk memperkenalkan diri sebagai bakal calon bupati, maka Saya selaku Koordinator SAR Bojonegoro langsung mengambil keputusan menarik bantuan back up TIM SAR," Jelasnya.

Pihaknya juga  menyampaikan keberatan dan klarifikasi dari penyelenggara atas yang dianggap sebagai penyalahgunaan kegiatan dimaksud.

"kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yg telah terjadi," Pungkasnya.

Sementara itu meskipun Tim SAR ditarik oleh BPBD namun kegiatan ngintir tetap dilaksanakan dengan iringan lagu jawa dan mendapatkan perhatian dari warga sekitar Sungai Begawan Solo.  (ang*)

Tidak ada komentar:
Write komentar