Jumat, 19 Mei 2017

Bupati Tidak Mengundang Kadin Dalam Rapat Persiapan Proyek JTB

    Jumat, Mei 19, 2017  

Reporter: Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Bupati Bojonegoro Suyoto menegaskan tidak mengundang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Bojonegoro baik versi Budiono maupun Anwar Sholeh. Dalam hal ini Bupati lebih menggunakan nama asosiasi penyedia jasa kontraktor yang akan menerima undangan  penjelasan terkait menjelang mulainya proyek negara Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru. Jumat 19/05/2017

"Semua kontraktor yang ada di Bojonegoro akan di undang," katanya.

Pria yang sering disapa Kang Yoto ini menjelaskan jika dirinya hanya mendapat perintah menjelaskan misalnya apa saja yang perlu disiapkan agar tidak tereleminasi sehingga pihaknya akan menyampaikan hak publik yang memang harus mendapat pelayanan.

"Ini bukan intervensi, ini hak publik untuk mengetahui sehingga kita menyampaikan agar tidak dikira KKN," tambah politisi yang baru saja merilis lagu "Aku Wes Ora Bento" ini.

Sebelumnya, Operator Proyek Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru, Pertamina EP Cepu (PEPC) berpesan kepada pemenang tender proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) konsorsium PT Rekayasa Industri (Rekind) dan Japan Gas Corporation (JGC) agar bekerja sama  menggunakan kontraktor lokal yang ternaungi oleh Kadin di Bojonegoro.

Dalam hal ini Bupati melalui Pemerintah Kabupaten Bojonegoro nanti yang akan memfasilitasi pertemuan antara Rekind-JGC dengan kontraktor lokal untuk mendapat informasi update terkait peluang pekerjan namun hal ini menjadikan pertanyaan karena di Bojonegoro ada dua Kadin yaitu versi ketua Budiono dan Anwar Sholeh sehingga Bupati mengambil keputusan tidak mengundang atas nama Kadin namun semua kontraktor di Bojonegoro yang ada dan lebih bernama asosiasi penyedia jasa kontraktor. (ney/red)

Tidak ada komentar:
Write komentar