Saturday, May 13, 2017

Dana Desa Cair, Banyak Desa yang Salah Membuat Proposal

    Saturday, May 13, 2017  

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro sepekan terkahir ini mengaku sedikit dibuat pusing. Pasalnya, banyak Pemerintah desa di Bojonegoro yang belum sepenuhnya memahami dan bisa membuat proposal pengajuan dana desa yang menjadi syarat agar dana desa tersebut bisa ditransfer ke desa.

Kasi Bina Keuangan dan Aset Desa DPMD Bojonegoro Imam Affan mengatakan, alur penyaluran dana desa tersebut awalnya atas transfer dari APBN (kas negara), lalu ke kabupaten (kas daerah/APBD). Kemudian dari kas daerah ditransfer ke kas desa (APBDesa).

"Sudah semua hanya saja banyak yang salah proposalnya, ndak hafal rincian 419 desa itu mana saja yang masih salah proposalnya," katanya kepada suarabojonegoro.com.

Ia menjelaskan, sebelum dana desa tersebut cair, semua ada syaratnya, pertama, kabupaten harus membuat pengajuan, dengan syarat tahap sebelumnya sudah disalurkan semua tepat waktu dan sudah dilaksanakan desa paling sedikit 60%, syarat lainnya kabupaten harus buat kertas kerja perhitungan dana, penetapan besaran, dan juknis pelaksanaan.

"Kalau ini gak dicukupi ya gak akan ditransfer oleh pusat," jelasnya.

Kedua, lanjutnya, proses transfer dari kas daerah ke kas desa dengan membuat proposal pengajuan pencairan dari desa ke kecamatan kemudian dilanjutkan ke DPMD guna verisikasi, setelah itu diajukan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk segera ditransfer ke rekening bendahara desa.

"Syaratnya mengajukan ya sudah melaksanakan yang sebelumnya, melaporkan, dan mempertanggungjawabkan. Kemudian yang diminta saat ini harus jelas penggunaannya," paparnya.

Ketika masih molor, pihaknya bakal segera memanggil pihak kecamatan setempat, meminta untuk segera diperbaiki. "Mana yang lengkap dulu kita ajukan," pungkasnya. (wan/red).

Foto: Ilustrasi Tribunewss.com

No comments:
Write comments