Selasa, 23 Mei 2017

Forpimda Bojonegoro Hadiri Rakor Tingkat Jatim

    Selasa, Mei 23, 2017  

Reporter : Amir Fatah

suarabojonegoro.com -  Bertempat di Balai Kartika Makodam V Brawijaya, siang tadi, Senin (22/05/2017) sekira pukul 12.30 WIB seusai Shalat Dzuhur dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forpimda) Tingkat Jawa Timur guna melaksanakan dan menindaklanjuti Instruksi Presiden RI Ir. Joko Widodo menolak dan memberantas serta menindak tegas semua pihak yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, NKRI, dan bhineka tunggal ika.

Dalam acara yang dihadiri oleh seluruh pejabat Forpimda Tingkat Propinsi Jawa Timur dan Tingkat Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, dari deretan undangan yang hadir selain dihadiri Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si dari Forpimda Bojonegoro juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Hj. Mitroatin, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. M. Herry Subagyo, Kajari Bojonegoro Muhaji, SH serta Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Kusbiyanto.

Kepada Kepala Daerah Bupati/Walikota se-Jawa Timur, Gubernur Jawa Timur Haji Sukarwo menegaskan bahwa berdasarkan pasal 63-68 UU 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah setingkat Kabupaten/Kota harus tegak lurus dan sinergis dengan Pemerintah Provinsi. Komitmen tegak lurus ini sangat penting dalam menciptakan kondisi Jatim yang aman dan nyaman.

“Kondisi Jatim yang aman dan nyaman wajib dijaga karena Jatim adalah pilar penyangga perekonomian di indonesia bagian Timur”, pesan Gubernur.

Setelah sambutan dari Gubernur Jawa Timur Sukarwo, dilanjutkan dengan pemberian materi perkembangan situasi kamtibmas oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Machfud Arifin, SH serta pernyataan sikap oleh Pangdam V Brawijaya yang diwakili Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Agus Suhardi, Kajati Jawa Timur E.S. Maruli Hutagalung, SH.,MH, Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H. Jawa Timur, Kepala Pengadilan Tinggi Jawa Timur Soemarsono, SH., M.hum., serta Wagub Jawa Timur Saifullah Yusuf untuk menginstruksikan pejabat di Kabupaten/Kota harus tegak lurus mendukung pernyataan sikap dan berkomitmen mempertahankan NKRI harga mati.

Senada dengan pendapat Forpimda Jawa Timur, Kapolres Bojonegoro yang turut hadir dalam acara tersebut juga mengatakan bahwa sebagai Pimpinan ditingkat daerah yang menjaga keamanan dalam negeri terutama di Bojonegoro, Polres Bojonegoro siap menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bojonegoro agar tetap kondusif dengan menjalin sinergitas dengan TNI, Pemda dan seluruh komponen masyarakat di Bojonegoro serta berkomitmen tegak lurus mendukung apa yang menjadi kebijakan Kapolda Jatim.

“Polres bojonegoro beserta Forpimda plus Kabupaten Bojonegoro siap tegak lurus menyatakan mendukung pernyataan sikap yang telah di sepakati oleh pimpinan Daerah Provinsi Jawa Timur”, tegas Kapolres.

Adapun pernyataan sikap Forpimda Jawa Timur tersebut berisikan:

1. Tidak ragu untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu:
a. Persatuan dan persaudaraan;
b. NKRI;
c. Bhinneka tunggal ika;
d. Yang tidak sesuai dengan Pancasila dan Undang-undang 1945.
Di wilayah Jawa Timur
2. Melakukan tindakan hukum dengan tegas orang ataupun kelompok-kelompok yang berusaha dengan segala cara untuk memecah belah bangsa Indonesia;
3. Mendorong semua kekuatan elemen masyarakat bersatu untuk melawan perpecahan bangsa, khususnya di wilayah Jawa Timur;
4. Memperkuat persatuan dan kesatuan diwilayah Jatim untuk menangkal segala bentuk provokasi;
5. TNI, Polri dan Pemerintah di Jawa Timur akan meningkatkan kegiatan guna mendorong sinergitas tercapainya rasa kebhinnekaan di Jawa Timur. (mir/lis)

Tidak ada komentar:
Write komentar