Tuesday, May 9, 2017

Karena Gaji Proyek Belum Dibayar, Polisipun Turun Tangan

    Tuesday, May 09, 2017  

Reporter : Sasmito A

suarabojonegoro.com -  Akibat terlambatnya Gaji pelaksanaan pekerjaan proyek yang belum dibayar, membuat sejumlah pekerja proyek harus menagih gaji proyek yang tidak dibayarkan dan membawa persoalan tersebut ke Polsek Kanor untuk penyelesaian.

Kapolsek Kanor AKP Imam Khanafi, SH mengatakan bahwa awal mula permasalahan berawal dari adanya proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Kanor Kecamatan Kanor yang dipimpin Kasdun alias Mbah Gim senilai 350 juta.

Akan tetapi Setelah berakhirnya proyek, Kasdun selaku pimpinan proyek tidak membayarkan sisa gaji serta pembayaran material yang sebelumnya telah dibeli melalui anggotanya yang dikoordinir oleh Benny Eko Sukoco senilai 126 juta.

"Setelah proyek Mbah Gim tidak membayar gaji serta pembelian material yang sebelumnya telah diambil akan tetapi belum dibayarkan", kata Kapolsek.

Kemudian dengan adanya persoalan tersebut, Kapolsek Kanor AKP Imam Khanafi, SH bersama Kanit Reskrim Aiptu Poerwahyono memediasi antara Kepala proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) di Desa Kanor Kecamatan Kanor dengan karyawannya pada hari Senin (08/05/2017) di Aula Bhayangkari Polsek Kanor.

Dalam mediasi tersebut, Kapolsek terut mengundang Kasdun alias Mbah Gim selaku Pimpinan Proyek, selaku Darsini istri Kasdun, Kasran bapak dari Kasdun, Benny Eko Sukoco, SH selaku anggota proyek, Suprapto selaku anggota proyek, Akhmad El Fatoni selaku anggota proyek, Suyono selaku Bendahara proyek, Agung Hartanto SH selaku Advokat serta Hamzah Subagyo SH selaku Asisten Advokat.

"Dari hasil mediasi tersebut dicapai mufakat yaitu Kasdun telah membayar biaya material kepada proyek tersebut serta telah membayar biaya operasional dan uang Gaji kepada Benny Eko selaku koordinator proyek TPT tersebut," Terang Kapolsek.

Setelah sepakat untuk menyelesaikan masalah, kedua kubu yang berseteru menandatangi surat pernyataan yang telah disepakati. "Kedua kubu sepakat untuk menyelesaikan masalah", imbuh AKP Imam Kanafi.  (ang/lis)

No comments:
Write comments