Friday, May 5, 2017

Mantan Kepala Desa Pragelan Akui Gunakan Dana Desa 2016

    Friday, May 05, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Terkait dengan dugaan penyalahgunaan Dana Desa oleh Totok Sudarminto selaku mantan Kepala Desa Pragelan Kabupaten Gondang yang kasusnya telah dilaporkan oleh masyarakat Pragelan yang mengatas namankan Forum Anti Korupsi (FAK) Desa Pragelan ke Mapolres Bojonegoro beberapa waktu yang lalu. Saat ditemui di rumahnya mantan Kepala Desa tersebut mengakui telah menggunakan Dana Desa tahun 2016 yang semestinya dipergunakan sebagai anggaran pembangunan beberapa fasilitas Desa. Jumat (05/05/17).

"Iya Dana Desa tahun 2016 waktu itu saya pinjam dulu", katanya.

Kepada media suarabojonegoro.com dirinya menjelaskan bahwa pada bulan Desember 2016 telah membuat surat perjanjian hitam diatas putih yang isinya sanggup untuk menyelesaikan pembanggunan pada bulan Maret 2017.

"Saya sudah membuat surat perjanjian hitam diatas putih yang intinya saya sanggup menyelesaikan pembangunan yang terbengkalai tersebut pada bulan Maret", tambahnya.

Saat disinggung terkait Forum Anti Korupsi (FAK) Desa Pragelan yang telah melaporkan dirinya ke Mapolres Bojonegoro dirinya mengaku pasrah pada hukum yang berlaku sebab pelaporan tersebut merupakan hak masyarakat, walaupun dirinya berharap kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Saya pasrah dan akan menjalani, tapi saya berharap agar masalah ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan", harapnya.

Sementara itu Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSI mengatakan surat Iaporan yang disampaikan oleh Yanuari selaku kordinator Forum Anti Korupsi Desa Pragelan, sampai saat ini masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan. Karena Iaporan yang dikirimkan hanya dilampiri foto foto dan surat pernyataan serah terima jabatan, dan belum dilengkapi Iaporan pertanggungjawaban APBDes.

"Sehingga Iaporan tersebut belum memuat bukti permulaan sebagaimana dipersyaratkan dalam pasal 3 PP 71 /2000, tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan Tipikor," ujarnya.
Selain itu selama ini juga sudah ada komunikasi baik dengan pelapor pada sore kemarin menyampaikan kalau masih dijanjikan Iaporan keuangan dari pihak Desa maupun Kecamatan Gondang, dan telah membuat janji untuk datang Iagi hari Jumat besok.

Kasat Reskrim polres Bojonegoro AKP Sujarwanto menambahkan pihaknya sudah mendengar bahwa pelapor akan meninadak lanjuti hal ini kembali ke Polda Jatim. Menurutnya hal tersebut sah sah saja, namun dirinya mengatakan Polres Bojonegoro sudah menjalankan tugas sesuai SOP.

"Menangani perkara Tipikor itu tidak semudah tindak pidana biasa, kita sudah menjalankan proses penyelidikan melengkapi bukti, pihak pelapor juga harus membantu aparat kepolisian," Jelad Kasat Reskrim. (Bim/red)

*) Foto salah satu bentuk protes warga pragelan

No comments:
Write comments