Friday, May 19, 2017

Masalah Pentas Lumba-Lumba Harus Jadi Pelajaran Untuk Penegak Perda Lebih Agresif

    Friday, May 19, 2017  

Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Pentas lumba-lumba yang ada di Jalan Veteran Bojonegoro harus dijadikan pelajaran bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, hal tersebut kedepannya harus membuat pihak penegak Perda tersebut lebih agresif dan peka jika ada tanda-tanda akan ada pertunjukan apapun.

"Satpol-PP harus peka, jika ada tanda-tanda disuatu tempat ada pertunjukan atau apapun yang harus memiliki izin  harus didatangi ditanya perizinannya," kata Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Menurutnya, pentas lumba-lumba yang ada di Jalan Veteran sempat menuai konflik karena saat pertunjukan sudah dimulai dan dinikmati masyarakat Bojonegoro secara luas ternyata izinnya belum ada. Saat masalah mencuat pihak lumba-lumba hanya mengantongi izin keramaian dari kepolisian dan izin pemakaian hewan dari BKSDA sedangkan izin pertunjukan dari Pemkab Bojonegoro saat itu belum mengantongi.

Hal tersebut yang menjadi dilema Pemkab Bojonegoro jika akan menertibkan karena masyarakat sudah terlanjur menikmati hiburan tersebut sehingga jika ditertibkan maka Pemda yang seakan bersebrangan dengan masyarakat sendiri, apalagi Pemda juga harus melindungi investasi yang berkelanjutan di Bojonegoro jika dibandingkan investasi yang hanya sesaat.

"Sekarang sudah selesai semua perizinannya," kata Kang Yoto. (ney/red)

No comments:
Write comments