Tuesday, May 9, 2017

Molor, Akhir Mei Proyek JTB Ditarget Rampungkan Kontrak

    Tuesday, May 09, 2017  

Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Sampai awal Mei 2017 proyek Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru belum juga mulai dalam pengerjaan Engineering Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) meskipun PT Rekayasa Industri (Rekind) - Japan Gas Corporation (JGC) sudah dinyatakan sebagai pemenang kontrak dan menjadi calon kontraktor dari Pertamina EP Cepu. Selasa 09/05/2017

"Saat ini masih menghitung keekonomian dari proyek Jambaran," kata Kepala Unit Percepatan Proyek Jambaran Tiung Biru, Julius Wiratno usai menggelar rapat dengan Pemerintah Daerah Bojonegoro terkait Percepatan Proyek Unitisasi Gas Jambaran Tiung Biru di Kantor Pemkab Bojongoro.

Menurutnya, salah satu kendala yaitu terkait belum terselesaikannya Business-to-Business (B-to-B) antars ExxonMobil dengan Pertamina untuk mengembangkan lapangan JTB secara penuh. Selain itu Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) belum juga ditanda tangani meskipun sudah ada calon pembeli yaitu Pertamina yang mempunyai kesepakatan dengan PLN.

"Saat ini harga 7 dolar AS per MMBTU (eskalasi 2 persen sejak on stream), PLN masih minta dibawahnya," tambahnya.

Meski demikian, pria juga menjabat sebagai Kepala Unit Percepatan Proyek Banyu Urip ini menambahkan jika akhir mei semua kontrak harus selesai dan pada bulan Juni pekerjaan EPC GPF sudah bisa dimulai. (ney/red)

No comments:
Write comments