Sabtu, 27 Mei 2017

Pagar Nusa Bojonegoro Gelar Rakorpim Guna Menyikapi Situasi Yang Kurang Nyaman

    Sabtu, Mei 27, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama (IPS NU) Pagar Nusa Cabang Bojonegoro, melakukan kegiatan Rapat koordinasi yang dihadiri oleh seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC)  Pagar Nusa yang berjumlah 28 PAC,  jum'at (26/7/17).

Kegiatan yang digelar di Kantor Sekretariat IPS NU Pagar Nusa, dijalan Ahmad Yani Bojonegoro membahas soal situasi dan kondisi Negara yang dalam Kondisi dan situasi kurang nyaman serta kurang kondusif.

Seperti yang disampaikan oleh Agus Imam Mukhtasom,  selaku ketua Cabang IPS NU Pagar Nusa Bojonegoro bahwa,  Sebagai Pendekar Pagar Nusa harus mampu bisa terus menciptkan suasana kondusif diseluruh wilayah,  khususnya Bojonegoro.

Organisasi Pencak silat yang menjadi bagian dari badan Otonom Nahdlatul Ulama ini harus mampu bersikap dewasa dalam menanggapi situasi yang menganggu kestabilan keamanan serta dapat merongrong keutuhan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).

"Kita semua sebagai Pendekar pendekar bangsa, yang dilahirkan sebagai bentengnya NU dan Bangsa secara tegas mengutuk keras, tindakan yang dilakukan oleh kelompok kelompok yang tidak bertanggung jawab," Tegas Agus Imam Mukhtasom dalam sambutannya.

Dengan kondisi pasca ledakan bom di Kampung Melayu,  Jakarta juga harua menjadi perhatian semua pihak,  dan seluruh anggota Pagar Nusa juga harus mampu menjadi melakukan pengawasan terhadap gerakan gerakan dari kelompok masyarakat yang membahayakan bagi keamanan masyarakat.

"Warga Pagar Nusa harus mampu menciptakan situasi Kamtibmas diwilayah Bojonegoro dan NKRI secara keseluruhan, " Tambahnya.

Diharapkan pula warga Pencak Silat Pagar Nusa dapat mampu menekan adanya konflik yang ada dimasyarakat, sehingga akan tercipta suasana yang kondusif di masyarakat.

Selain itu,  sebagai Banteng Ulama dan NKRI,  warga Pagar Nusa juga harus mampu memberikan yang terbaik di masyarakat.  "Kita harus bisa menjadi garda pesilat yang bisa membuat masyarakat nyaman dan tentram,  dan bisa sebagai contoh yang baik bagi masyarakat yang lainnya," Pungkas Agus Imam.  (bim/red)

Tidak ada komentar:
Write komentar