Monday, May 29, 2017

Pasca Kaburnya Tahanan Lapas Tuban, Lapas Bojonegoro Tingkatkan Keamanan Secara Kekeluargaan

    Monday, May 29, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten kelas III B Bojonegoro, terus melakukan peningkatan pengaman oleh para petugas dan personil secara terus menerus serta pendekatan secara kekeluargaan terhadap para Napi.

Hal ini  dimaksutkan agar kasus kaburnya Napi yang seperti di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kabupaten Tuban tidak terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Senin (29/05/17).

"Ikut prihatin mas semoga segera tertangkap kembali", kata Jumadi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Bojonegoro.    

Kepada media suarabojonegoro.com ini dirinya menyatakan bahwa selama ini para penghuni Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro selalu dibekali dengan kegiatan-kegiatan Kerohanian serta kegiatan-kegiatan keterampilan.

Dengan pembekalan kerohanian dan keterampilan tersebut diharapkan kasus kaburnya Napi tidak terjadi di Lapas Bojonegoro.

"Untuk antisipasi kita buat piket untuk kegiatan Sholat Taraweh dan Tadarus serta pengecekan kamar dan blok-blok hunian lebih sering kita lakukan, serta kegiatan agama kita tingkatkan", tambahnya.

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa di Lembaga Pemasyarakatan Bojonegoro sampai saat ini dihuni oleh 376 orang Narapidana tentunya hal ini mengakibatkan over load, pasalnya Lembaga Pemasyarakatan Kabupaten Bojonegoro seharusnya hanya mampu menampung 200 Napi.

"Jumlah napi sampai saat ini ada 376 sedangkan kapasitasnya hanya 200 Napi", imbuhnya.

Dirinya menegaskan bahwa dengan kapasitas Narapidana yang over lood tersebut tidak ada cara lain untuk mengantisipasi keamanan. Ia juga menegaskan bahwa dalam satu hari terdapat tiga ship dengan setiap shipnya terdapat empat personil  
                                               
" Satu regu empat orang mas dan satu hari tiga ship", terangnya.

Dirinya berharap dengan pembinaan serta pendekatan secara kekeluargaan diharapkan tidak ada kasus Narapidana yang kabur seperti yang terjadi di Kabupaten Tuban.

Sebelumnya diberitakan Dua tahanan yang berada di lembaga pemasyarakatan (Lapas)  Tuban berhasil kabur disiang bolong, Minggu (28/5/17).

Dua tahanan ini kabur diduga dengan cara memanjat tembok yang berada disisi menara lapas,  karena sepi dan tak berpenjaga.
(Bim/red)

No comments:
Write comments