Minggu, 21 Mei 2017

Pedagang Ini Dikatakan Dikeroyok, Pihak Satpol PP Katakan Tak Ada Pengeroyokan

    Minggu, Mei 21, 2017  

Reporter : Nella/Bima


suarabojonegoro.com -  Salah satu masyarakat Bojonegoro menulis status facebook yang mengeluh dengan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bojonegoro yang main kroyok saat operasi Pedagang Kaki Lima (PKL) di seputaran Alun-Alun Bojonegoro.

"Pindah ya pindah tapi tidak usah main kroyok, ujar wahyu curhat," tulis salah satu akun facebook, Mustakim Cah Projo.

Dalam tulisannya yang dikirim ke grop facebook Media Bojonegoro bahwa wajah salah satu PKL bengap akibat dikeroyok Satpol-PP. Mustakim juga menulis dinding facebook nya kejadian tersebut teejadi sekitar tiga hari lalu.

Adanya keluhan masyarakat tersebut, Plt  Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Bojonegoro menyampaikan jika saat razia tiga hari di seputaran alun-alun
Bojonegoro dirinya memantau langsung dan mengatakan itu tidak benar jika sampai ada insiden pemukulan atau pengeroyokan.

"Ini sudah biasa," tambah Gunawan menanggapi masyarakat yang menyudutkan insitusinya.

Mantan Camat Malo ini menyatakan bahwa aturan jam Operasional berdagang di seputaran Alun-Alun Bojonegoro adalah pada Pukul 16.00 (4 sore) sampai dengan Pukul 24.00 (12 malam) sedangkan untuk pagi adalah Pukul 04.00 (4 pagi) sampai dengan Pukul 08.00 (8 pagi) serta untuk lingkar cincin alun-alun Bojonegoro tidak diperkenankan untuk berjualan.

"Termasuk juga, agar para PKL dapat menghormati keberadaan masjid agung darussalam dengan cara tidak berjualan di area parkir kendaraan
para jamaah yg akan beribadah", pungkasnya. (Bim/ney)

*) Foto di group FB Media Bojonegoro, diunggah oleh akun FB Mustakim Cah Projo

Tidak ada komentar:
Write komentar