Thursday, May 4, 2017

Penambang Minta Masa Transisi Sumur Tua Segera Berakhir

    Thursday, May 04, 2017  

Reporter : Nella Rachma


suarabojonegoro.com -  Penambang sumur tua Wonocolo sore tadi mendatangi kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro untuk meminta agar PT Bojonegoro Bangun Sarana segera melakukan pengelolaan sumur minyak tua Wonocolo sehingga penambang bisa bekerja dan jelas legalitasnya. Kamis 04/05/2017

"Penambang intinya meminta pengelolaan  ada perubahan dan memiliki induk yang jelas ," kata salah satu penambang, Sri Ninto.

Menurutnya, saat ini yaitu masa transisi masih ada KUD SP yang memiliki kontrak dengan Pertamina namun hanya 5 titik sumur itupun diluar Wonocolo namun hal tersebut bisa dicek KUD mendapat minyak dari sumur mana saja, "lima titik sumur kontrak KUD fungsi atau tidak ," tambahnya.

Sementara itu, penambang lain Aji Purnomo menegaskan jika masa transisi ini tidak segera diakhiri maka pihaknya bisa jadi melakukan penyulingan. Hal tersebut dikarenakan penambang tidak mempunyai wadah untuk menyetorkan minyak hasil sumur miliknya.

"Jika KUD hanya kontrak 5 sumur diluar Wonocolo dan setiap hari menyetorkan monyak kepada Pertamina dari sumur diluar kontrak maka sama saja Pertamina menerima barang ilegal. Kalau sama-sama ilegal ya saya suling," tegas mantan Ketua KUD Sumber Pangan (SP) ini.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Bojonegoro Bangun Sarana Tonny Ade Irawan menyampaikan jika saat ini proses masih dalam tahap menyusun Peraturan Bupati untuk memberi legalitasi kepada penambang agar bisa langsung kontrak dengan Pertamina.(ney/red)

No comments:
Write comments