Monday, May 15, 2017

Penilaian Lapang Perlombaan Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2017

    Monday, May 15, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Setelah dinyatakan lolos administrasi hari ini, Sabtu (13/5) pagi Tim Penilai dari Provinsi Jawa Timur melakukan penilaian lapang di Desa Plesungan Kecamatan Kapas. Rombongan penilai diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro,Drs. Soehadi Moeljono dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro,Dra.Hj.Mahfudhoh Suyoto,MSi dirumah dinas Tarian Garuda Nuswantara dari sanggar tari Dinas Pariwisata Kabupaten Bojonegoro menjadi penuambut  Tim penilai Provinsi Jawa Timur.

Agus Wahyudi Ketua Rombongan Tim Penilai
Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Soehadi Moeljono yang dalam kesempatan ini mewakili Bupati Bojonegoro dalam sambutannya menyampaikan suatu kehormatan bagi pemerintah kabupaten dan desa berkesempatan untuk dinilai .Dengan lomba ini akan menjadi media bagi kemajuan desa Plesungan Kecamatan Kapas.

Sekda mengatakan Bojonegoro terdiri 419 desa dan 11 kelurahan yang terdiri 213 desa swakarya dan  217 desa swasembada. ADD disetiap desa minimul 1 milyar dan 2 milyar. PERBUB 27 tahun 2014 tentang Gerakan, Desa Sehat dan Cerdas. Didalamnya ada 20 indikator pembangunan desa, pemanfaatan keuangan dengan melibatkan segenap komponen yakni Wali Amanah Desa dalam kegiatan perencanaan dan pembangunan ditingkat desa.

"Kita juga melakukan sistem.keuangan desa bekerjasama dengan BPKP. Selain itu kita menerapkan OGP salah satunya rencana realisasi kegiatan dan bentuk pelaksanaan terpampang sehingga bisa diketahui semua warga," Kata Sekda.

Menurut Sekda, hal lain adalah setiap desa juga memanfaatkan Web Desa, kemudian untuk ketersediaan data melalui  inovasi data dasa wisma yang data tersebut realtime yang bisa diakses secara online. Desa Plesungan di persiapkan sebagai desa dengan percepatan pembangunan yang akan menjadi literasi tak hanya bagi Bojonegoro namun bagi Indonesia.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai Ir Heru Suseno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa yang telah bekerja keras untuk memberdayakan pembangunan desa. Tugas ini adalah tugas bersama memgembangkan desa dan bagaimana meningkatkan partisipasi masyarakat. Lomba desa dan kelurahan berbeda ditahun 2017 ini berbeda ditahun tahun sebelumnya . Kali ini sesuai dengan permendagri 81'tahun 2012. Yakni ada evaluasi diri untuk mengetahui kemampuan diri sendiri yakni status desa mulai desa kurang berkembang, berkembang atau desa cepat berkembang.

Sekilas heru mengatakan Desa Plesungan Karakternya mirip dengan kelurahan. Menurutnya itu sekilas saat melihat sepanjang perjalanan. Yang utama adalah bagaimana memberdayakan seluruh komponen desa untuk terlibat dan berperan aktif.

Ditambahkan Heru, Tim penilai nanti akan terbagi dalam beberapa kelompok yang akan melakukan pantauan dan dialoq. Tim terdari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Polda Jatim, Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Jawa Timur,Dinas Kesehatan dan Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur serta dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Kepala Desa Plesungan, M. Khoiri dalam paparannya menjelaskan desa ini terdiri 18 RT dan 2 Dusun danmjumlah pendudukpie 3039 jiwa ditahun 2015 dan 3056 jiwa ditahun 2016. Tidak ada angka kematian bayi sejak 4 tahun lalu.pengangguran ada 6 orang ditahun 2015 dan 2016 menjadi 5 orang karena karakter yang bersangkutan yang tidak bisa .

Dijelaskan ujung tombak adalah ditingkat RT mulai administrasi . 19 Perdes telah disahkan sejak tahun 2015 dan 2016. Tanah kas desa dilelang ke masyarakat dan uang disetor dalam rekening desa.

Prestasi desa ini antara lain  terbaik I GDSC award, terbaik I GBB  dan juara III Lomba Desa  SIAGA AKTIF Tingkat Provinsi Jawa Timur. Bahkan desa Plesungan menjadi sasaran study banding dari Provinsi  Bangka Belitung.

Salah satunya adalah desa ini menggerakkan iuran untuk membantu persalinan bagi para ibu hamil senilai 1000 rupiah setiap bulan yakni dana sehat. Warga juga memiliki kesadaran untuk melakukan donor darah rutin. Kita ada MoU bersama dinas kesehatan yakni warga siap untuk melakukan donor darah jika ada yang membutuhkan.

Pemdes juga membuat MoU dengan warga yang memiliki kendaraan untuk siap mengantar jika ada tetangga yang membutuhkan kendaraan dalam kondisi darurat semisal mengantar ke rumah sakit.

APBDes ditahun 2016 pendapatan 2.136.062.400 rupiah dan belanja 2.129.791.080 rupiah pembiayaan 6.348.431. Desa ini juga mengratiskan biaya pendidikan anak usia dini khususnya biaya SPP setiap bulan. Untuk turut serta meningkatkan pendapatan warga , Desa Plesungan menggelar bazar produk lokal warga desa plesungan. Gotong Royong rutin setiap minggu wage, diakhir tahun desa ini melakukan evaluasi kinerja perangkatnya dengan memberikan reward kepada perangkat dan masyarakat yang peduli dengan lingkungan dan tokoh tokoh berprestasi bidang lainnya.

Titik pantau penilaian meliputi seluruh kegiatan yang dilaksanakan di pemerintah desa Plesungan Kecamatan Kapas.seusai acara ceremonial acara dilanjutkan dengan penilaian lapangan di titik titik pemantauan. (lis humas pemkab) 

No comments:
Write comments