Saturday, May 6, 2017

Penyidik Polres Bojonegoro Masih Selidiki Kasus Laporan Warga Pragelan

    Saturday, May 06, 2017  

Reporter : Bimma Rahmat

suarabojonegoro.com-  Menindaklanjuti laporan dari sejumlah warga desa pragelan Kecamatan Gondang kabupaten Bojonegoro terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi mantan kades pragelan, polres Bojonegoro mengaku masih melakukan proses penyelidikan. Saat ini pihak penyidik masih melakukan pengumpulan barang bukti terkait kasus tersebut guna meningkatkan ke tahap berikutnya.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro SH SIK MSI mengatakan surat laporan yang disampaikan oleh Yanuari dan kawan-kawan sampai saat ini masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan. Karena laporan yang dikirimkan hanya dilampiri foto – foto dan surat pernyataan serah terima jabatan, dan belum dilengkapi laporan pertanggungjawaban APBDes.

” Sehingga laporan tersebut belum memuat  bukti permulaan sebagaimana dipersyaratkan dalam pasal 3 PP 71 /2000, tentang peran serta masyarakat dalam pemberantasan Tipikor,” Ujar Kapolres.

Selain itu selama ini juga sudah ada komunikasi baik dengan pelapor pada sore kemarin menyampaikan kalau masih dijanjikan laporan keuangan dari pihak desa maupun kecamatan gondang, dan telah membuat janji untuk datang lagi hari Jumat besok.

Kasat Reskrim polres Bojonegoro AKP Sujarwanto menambahkan pihaknya sudah mendengar bahwa pelapor telah melakukan laporan kembali ke Polda Jatim. Menurutnya hal tersebut sah – sah saja, namun dia mengatakan Polres Bojonegoro sudah menjalankan tugas sesuai SOP.

” Menangani perkara Tipikor itu tidak semudah tindak pidana biasa, kita sudah menjalankan proses penyelidikan melengkapi bukti, pihak pelapor juga harus membantu aparat kepolisian,” Imbuhnya.

Seperti diberitakan sebelumnya dugaan korupsi yang dilaporkan oleh warga pragelan adalah terkait beberapa proyek pembangunan yang dinilai mangkrak diantaranya :
1. Kantor PKK senilai Rp 119 juta
2. Gedung PAUD dan TK Desa Peragelan senilai Rp 136 juta
3. Gedung PAUD Dukuh Bluru senilai Rp 68 juta
4. Jalan makadam Dusun Tretes senilai Rp 52 juta
5. Jambanisasi (ODF) senilai Rp 30 juta. (bim/lis)

No comments:
Write comments