Thursday, May 11, 2017

Selamet Harianto Anggota Satpol PP Berprestasi Diajang Binaraga

    Thursday, May 11, 2017  

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Untuk menjadi seorang Atlit Profesional memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh pengorbanan serta kerja keras untuk meraihnya. Hal inilah yang dialami oleh Selamet Harianto seorang Atlit Binaraga asal Desa Trucuk Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro. Dimulai sejak tahun 2005 silam dirinya mulai menekuni Olahraga Binaraga dengan menggunakan alat sederhana hasil buatannya sendiri dengan dibantu seniornya Bambang Hansing yang kebetulan seorang pelatih sasana Bakti Tinju di Surabaya. Kamis (11/05/17).

"Awalnya saya berlatih hanya dirumah dengan peralatan alakadarnya hasil buatan sendiri, dengan dibantu Bambang Hansing yang juga seorang pelatih di sasana Bakti Tinju Surabaya", katanya saat ditemui media suarabojonegoro.com disela sela tugasnya.

Pria kelahiran 30 September 1982 ini menuturkan bahwa awal dirinya menekuni Olahraga Binaraga ini dulunya sempat tidak direstui oleh kedua orang tuanya, pasalnya di tahun-tahun itu pandangan orang terhadap orang berbadan besar dan berotot adalah negatif karena identik hidup berprilaku buruk.

"Dulu pandangan orang awam melihat orang yang berbadan besar dan beroyot itu identik dengan yang negatip, seperti tawuran, minum-minuman keras dan lain-lain", tambahnya.

Walaupun tidak mendapatkan restu dari orang tuanya ia tetap bersikeras ingin membuktikan bahwa dirinya mampu berprestasi serat dapat membanggakan orang tua serta keluarga melalui Olahraga Binaraga ini. Kepada media ini dirinya mengisahkan perjalanan karirnya, ia menceritakan waktu itu pernah kehujanan saat berlatih, kemudian dirinya bercita-cita ingin berlatih ditempat yang layak serta dengan peralatan Fitnes yang lengkap dan moderen.

Dari cita-cita dan khayalannya itulah kemudian ia bekerja menjadi kuli bangunan di SLTPN 1 Bojonegoro, dengan gajinya sebagai seorang kuli itulah ia pergunakan untuk biyaya mendaftar di GYM.

"Waktu itu saya mendaftar di GYM Panglima Sudirman Milik pak Andi, ajudannya pak Bupati Santoso", tambahnya.

Dari situlah awal karirnya sebagai seorang atlit Binaraga dimulai, masih di tahun 2015 ia mendapatkan kepercayaan untuk menjaga sekaligus sebagai seorang Instruktur di GYM Desa Banjarjo Kecamatan Bojonegoro, serta mendapatkan tawaran untuk bergabung sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro.

"Disaat itulah saya fokus berlatih dengan gaji saya sebagai seorang Instruktur dan anggota Satpol PP saya manfaatkan untuk biaya berlatih", ujar pria dua orang anak ini.

Berkat ketekunan serta kerja kerasnya inilah kini ia menuai hasil, kini ia menjadi seorang atlit Binaraga serta  Instruktur sekaligus narasumber pola hidup sehat yang telah melalang buana hingga ke pelosok tanah air, tentunya dengan gaji yang tidak sedikit pula, bahkan dirinya menuturkan mendapatkan gaji bersih sekali seminar 2-3 juta dalam sekali seminar.

"Sekali menjadi narasumber bisa 2-3 juta, itu dalam satu bulan bisa 3-4 kali", tambahnya.

Pria delapan bersaudara dari pasangan Mujiono dan Sukasi ini menuturakn semenjak tahun 2016 telah banyak prestasi yang ia torehkan baik di tingkat Jawa Timur hingga ke tingkat Nasional hingga juara Asia

"Terakhir di tahun 2013 kejuaraan Asia di Jakarta", pungkasnya. (Bim/red)

*) Foto Selamet Hariyanto (Tengah) saat menjuarai sebuah perlombaan bina raga

No comments:
Write comments