Rabu, 10 Mei 2017

SKK Migas Minta BUMD Jemput Bola Proyek JTB

    Rabu, Mei 10, 2017  

Reporter : Nella Rachma

suarabojonegoro.com -  Satuan Kerja Pelaksan Khusus Kegiatan Usaha Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meminta agar Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro jemput bola dalam proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) Gas Processing Facility (GPF) Jambaran Tiung Biru.

"BUMD Bojonegoro harus pro aktif," kata Kepala Unit Percepatan Proyek Jambaran Tiung Biru, Julius Wiratno. Rabu 10/05/2017

Dirinya mengatakan memang saat ini Rekayasa Industri (Rekin) - Japan Gas Corporation (JGC) adalah pemenang dari proyek EPC GPF namun belum ada penanda tanganan kontrak dengan Pertamina EP Cepu selaku pemilik proyek. Meski demikian jika Rekind - JGC sudah resmi menjadi kontraktor dari PEPC maka semua tanggunh jawab penuh milik kontraktor termasuk terkait pembagian proyek kepada sub-kontraktor.

"Namun, saya ingatkan harus tetep prioritaskn konten lokal jika lokal sudah tidak mampu baru bisa membuka peluang lingkup lebih luas lagi," katanya.

Pihaknya mengingatkan agar BUMD Bojonegoro tidak lambat dalam jemput bola seperti pengalaman di proyek Banyu Urip Blok Cepu.

Sementara itu, General Manager Proyek Jambaran Tiung, Bob Wikan Adibrata menanggapi isu terkait sudah adanya bagi-bagi antara Rekind - JGC kepada beberala kontraktor lokal dengan meninggalkan Pemerintah Daerah setempat menyampaikan jika pihaknya belum resmi melakukan kontrak dengan Rekind - JGC namun pihaknya tetap berkomitmen jika sudah merampungkan kontrak kerja akan langsung mempertemukan kontraktornya dengan Pemkab Bojonegoro . (ney/red)

Tidak ada komentar:
Write komentar