Monday, May 8, 2017

Yayasan Suyitno Klarifikasi Soal Nginter Bersama Mas Arif Kepada BPBD

    Monday, May 08, 2017  

Reporter : Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com -  Setelah adanya penarikan oleh pihak BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah)  Bojonegoro melalui WhatsApp (WA) Group DALOPS BPPD Bojonegoro oleh kepala BPBD Andi Sujarwo, akhirnya mendapat tanggapan dari Yayasan Suyitno Bojonegoro yang beralamat di Kampus Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Dalam surat klarifikasi,  yang ditanda tangani oleh ketua Yayasan Suyitno, Arief Januarso menyebutkan bahwa Sehubungan dengan adanya pesan di Group Wathsapp DALOPS Bojonegoro oleh kepala BPBD Bojonegoro,  disampaikam Arief Januarso bahwa tentang kegiatan nginter Bareng Mas Arief Bojonegoro disampaikan bahwa sebelumnya Yayasan Suyitno telah membuat surat pemberitahuan kepada BPBD Bojonegoro berkaitan dengan kegiatan Sesuai dengan surat Nomor 2g/YSB V 2017 dimana didalam surat tersebut dijelaskan
Tentang kegiatan Nginter Bareng Mas Arief dilaksanakan tanggal 7 Mei 2017 dimulai dari Bendungan Gerak Desa Ringinrejo Kecamatan Kalitidu sampai Kaliketek Desa Banjarsari Kecamatan Trucuk.

Namun demikian saat berangkat ada perubahan bahwa kegiatan itu akan dimulai dari Bendungan Gerak dan selesai di Taman Bengawan Solo TBS) Bojonegoro dengan Alasan perubahan rute disebabkan adanya keterlambatan kedatangan perahu, sehingga kegiatan yang direncanakan jam 08.00 WIB baru dilaksanakan jam 09.45 WMB.

"Kegiatan Nginter Bareng Mas Arief Bojonegoro karena dilakukan di Sungai Begawan Solo, maka pihak kami dari Yayasan Suyitno mengajukan pemberitahuan kepada BPBD Bojonegoro sebagai antisipasi kejadian yang tidak diinginkan, dan kami juga mengajukan pengamanan dari BPBD Bojonegoro" Jelas Mas Arief.

Dijelaskan juha bahwa Kegiatan Nginter Bareng Mas Anef Bojonegoro telah berakhir pada pukul 12.30 WIB di Taman Bengawan Solo (TBS) Bojonegoro, "oleh karena itu kami mengucapkan Terima Kasih kepada BPBD Bojonegoro atas pengamanan yang telah dilakukan mulai berangkat dari Bendungan Gerak Bojonegoro sampai dengan selesai di Taman Bengawan Solo," tambah Mas Arief Januarso.

Pihaknya juga mmenyampaikn atas nama Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro mengucapkan permohonan maaf kepada BPBD, apabila dalam membuat pemberitahuan kepada BPBD Bojonegoro ada kesalahan redaksi.

Kegiatan Nginter bareng Mas Arief Januarso ini sebelumnya dilakukan untuk kegiatan Mengenang kejayaan Bojonegoro melalui Sungai Begawan Solo,  dan untuk mengingat kembali sejarah dan adanya budaya disepanjang Sungai Begawan Solo.

Tidak sedikit sejarah dan budaya Bojonegoro yang berada disepanjang bantaran Sungai Begawan Solo,  yang harus diketahui,  serta sampai saat ini masih banyak ekonomi masyarakat yang berasal dari Sungai Begawan Solo yang harus menjadi perhatian.  (ang*)



No comments:
Write comments