Tuesday, June 27, 2017

Isi Libur Lebaran di Kedung Peti Malo, Asyik Banget

    Tuesday, June 27, 2017   No comments

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com -  Destinasi wisata alam di Bojonegoro semakin menarik. Satu lagi wana wisata air terjun Kedung Peti yang berada di Desa Malo Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro. Tepat berada di tengah hutan wilayah setempat, air terjun Kedung Peti yang memiliki ketinggian sekitar 15 meter tersebut masih jarang terjamah orang.

Jika ingin ke air terjun yang cukup eksostis tersebut harus memakai kendaraan roda dua atau jalan kaki. Sebab hanya tersedia jalan setapak yang cukup dipakai satu kendaraan. Dan jika musim hujan jalan sangat licin.

Sangat mudah, jika anda dari jembatan Malo ambil saja arah kiri, lurus saja ikuti jalan. Sekitar 2 kilometer anda akan melihat papan petunjuk arah jalan. Kalau ke kekiri anda bisa menemui wisata edukasi gerabah malo. Dan jika ambil kanan akan menemui jalan setapak yang menunutun anda ke sebuah air terjun yang masih perawan.

Pada momen libur lebaran kali ini ada beberapa rombongan muda-mudi memanfaatkanya untuk menikmati indahnya air terjun kedung peti.

Salah satu pengunjung, Adi asal Sumberrejo mengaku sangat penasaran dengan keindahan air terjun kedung peti yang ia ketahui dari media sosial.

"Awalnya lihat di medsos. Kok penasaran akhirnya ajak teman-teman kesini," kata Adi ditemui dilokasi wisata. Selasa (27/6/17).

Adi bersama 5 temanya berangkat memakai kendaraan roda dua. Mereka sangat menyayangkan wisata alam yang sangat indah ini tidak dikelola dengan baik. "Yang kurang akses jalanya dan tidak ada tukang parkirnya," keluhnya.

Destinasi wisata yang diduga masih menjadi wewenang Perhutani setempat itu juga sangat disayangakan oleh warga setempat. Pasalnya, Warga sekitar, Fauzi mengatakan, sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD), keadaan air terjun yang juga dimanfaatkan warga sekitar untuk keperluan sehari-hari itu belum juga kunjung dikelola dengan baik. Padahal menurutnya, adanya wisata alam bisa juga memberdayakan masyarakat sekitar.

"Sejak saya SD kelas 6 keadaannya ya seperti ini. Belum juga dikelola oleh pihak berwenang," cetus Fauzi.

Jika dinilai, air terjun tersebut tak kalah mempesona dengan air terjun lainya di wilayah setempat. Seringkali para pengunjung mengabadikan momen-momen penting di area air terjun. Tak sedikit pula yang main air dengan asyik. (wan/red).

No comments:
Write comments