Jumat, 16 Juni 2017

Mencari Sosok Ideal Pengganti Kang Yoto, Bojonegoro Dalam Tekanan Bagian 3 dari 100 Tulisan

    Jumat, Juni 16, 2017   No comments

Menyiapkan SDM Generasi Muda Kabupaten Bojonegoro yang Berkualitas

Oleh: Ipoel Simatoepang 
Penikmat Masalah Sosial dan Politik

Kabupaten Bojonegoro adalah salah satu kabupaten yang memiliki potensi generasi muda yang sangat banyak, generasi muda ini merupakan tumpuan penerus pembangunan di Kabupaten Bojonegoro pada masa yang akan datang.

Perlu pertemuan rutin membahas masa depan pemuda Kabupaten Bojonegoro agar mereka mampu memiliki kapasitas yang diperlukan di dalam mengarungi masa depan yang memerlukan generasi muda yang kreatif dan efektif.

Akhir-akhir ini isu mengenai pemuda  sedang hangat dibahas di dalam berbagai forum domestik, regional, masional dan International. Tema bahasan itu mengenai pemuda kontemporer, pemuda sebelum reformasi, hingga kedudukan pemuda di masyarakat saat ini tentang kiprah pemuda harapan yang didambakan peranan positifnya di masyarakat.

Suatu pembahasan yang memang perlu ditelusuri lebih lanjut untuk menemukan makna pemuda itu sendiri di dalam memberikan makna berpikir dan sinkronisasi antara harapan dan kenyataan.

Seringkali bisa dilihat tentang definisi positif dari pengertian pemuda itu yang sangat beragam seperti apakah pemuda itu hanya manusia pada golongan usia tertentu. Hingga apakah pemuda itu suatu konsep lebih abstrak seperti sebuah spirit yang ada di dalam diri seorang manusia.

Anak muda yang berusia antara 15-24 tahun.ini perlu dipersiaplam menjadi geherasi yang sehat dan cerdas. Generasi sehat dan cerdas ini bisa terwujud bila anak-nak muda memperoleh pendidikan dan kesehatan yang bail. Layanan ini menyebar di kabupaten Bojonegoro untuk menjangkau seluruh warga yang ada di setiap desa yang ada.

Sisitim pendiikan dan kesehatan yang baik membuat potensi setiap anak bisa berkembang dengan maksimal. Anak yang berusia tidak diantara 15 dan 24 tahun, dia tidak bisa digolongkan sebagai pemuda.

Mereka adalah tumpuan bagi kesuksesan Kab Bojonegoro di masa depan, dalam memberikan bekal terbaik diperlukan kerjasama dari semua stake holder di Kabupaten Bojonegoro dalam memberikan peluang terbaik kepada mereka untuk dapat membantu memberikan jalan kepada keberhasilan mereka untuk berperan serta di dalam mengembangkan kapasitas dirinya secara terus menerus.

Penagalaman ini yang akan membantu kesuksesan mereka, kesempatan yang diberikan oleh pemegang kekuasaan dalam mengembangkan kemampuan yang terbaik dari pada pemuda..

Setiap anak memperoleh kesempatan pendidikan melalui program Bojonegoro Ayo Sekolah dengan harapan anak tidak putus sekolah dan menjadi pemuda yang tangguh untuk membantu pembangunan di Kabupaten Bojonegoro.

Kaum muda terkonsruksi dan dipahami sosial sebagai kelompok penduduk yang dianggap belum matang, masih kanak-kanak, belum cukup umur atau belia  Belum lagi masyarakat luas yang selalu meremahkan kemampuankelompok pemuda tersebut. Konstruksi yang terbangun di masyarakat adalah bahwa pemuda itu minim pengalaman, tidak tanggung jawab, dan dianggap belum bisamenemukan solusi akan sebuah masalah. Sehingga dapat dikatakan dengan adanya konstruksi sedemikian rupa di masyarakat, pemuda dipandang sebelah mata.Dengan pemuda yang dimarginalkan oleh struktur disekelilingnya, membuka peluang bagi pemuda untuk dimasuki pemikiran-pemikiran dari luar.
Pemuda dalam kondisi rentan terhadap masalah sosial, seperti kriminalitas, konflik, putus sekolah, penyalahgunaan obat terlarang, kekerasan, merokok, pemerkosaan, mabuk, judi, hamildiluar nikah, pengangguran, gangster, dsb.

*Kuswiyanto Amanah dalam Meneruskan Program Beasiswa Bojonegoro*

Kuswiyanto sebagai orang yang lama menggeluti dunia pendidkan tentulah sangat memahami arti pentingnya mempersiapkan generasi muda Kabupaten yang berkualitas dengan meneruskan Program beasiswa. Sebagai orang yang lama menggeluti dunia pendidikan, tentulah bila Program beasiswa akan amanah bila dipegang orang yang tepat, yaitu Kuswiyanto.

Program pemberian beasiswa untuk siswa  SMA sebesar 2 juta/tahun dan program diploma 2 memberikan kesempatan yang lluas agar bisa meneruskan pendidikan dengan baik agar mereka bisa menyesuaikan kemajuan jaman dan bisa berperan serta sebagai calon pemuda berkemajuan suatu saat bisa berperan bagi kemajuan Kanupaten Bojonegoro.

Ini artinya ketika pemuda dianggap dan dihiraukan, pemuda cenderung dapat berkembang dengan maksimal. Mereka bisa terhindar dari marginalisasi pemuda yang menumbuhkan kondisi pemiskinan dan ketidakberdayaan kaum muda.

Sebagai pendidik pastilah menyadari. Jika sumber daya seperti pemuda tidak dimaksimalkan dengan baik, mereka malah akan menjadi bebanyang memberatkan di masa mendatang. Pemuda termasuk juga kategori penerus bangsa terutama di Kabupaten Bojonegoro yang akan mengemban tangggung jawab negara suatu saat.

Apabila pada masa emas-nya mereka tidak diberdayakan dan ternyata bahkan dimarginalkan, ditakutkan masadepan negara hanya akan diisi dengan orang-orang yang tidak berdaya, miskin secara intelektual dan pengalaman.

Memberikan peluang dan partnership dilakukan untuk mencapai kesejahteraan sosial dan menciptakan kondisiterpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga agar dapat hidup layak danmampu mengembangkan diri sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Partisispasi dalam memberi kesempatan dan kebebasan individu untuk menemtukan apa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhanhidup dan kepentingannya. Dengan demikian, kaum muda bisa berkembang, berkarya, bergaul, meningkatkan potensi diri dan kepercayaan diri dengan suka cita dan mandiri) untuk mencapai Kabupaten Bojonegoro yang sehat dan bahagia.

Tumpuan bagI kemajuan pendidkan adalah lembaga pendidikan yang dinamakan sekolah/madrasah baik itu sekolah negeri maupun sekolah swasta. Sekolah/Madrasah yang ada di Kabupaten Bojonegoro sampai saat ini terus berkembang pada sekolah-sekolah swasta.

Salah satu penopang sektor pendidikan di Indonesuia ini  adalah sekolah swasta, jumlah sekolah swasta di Kabupeten Bojonegoro terbanyak dimiliki oleh yayasan swasta. Untuk mengembangkan sekolah swasta ini perlu dukungan dari pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana. Penyediaan RKB (Ruang kelas Baru) yang sesuai dengan standar sarana prasarana perlu bantuan dalam perwujudannya. Dengan bantuan terus menerus dari pemerintah daerah menjadikan sekolah dapat memenuhi kebutuhan ruangan kelas agar siswa bisa belajar dengan baik dan sesuai dalam lingkungan beyang kondusif ubntuk belajar.

Para pemuda diberikan kesempatan berbagai pengetahuan dan ketrampilan enterpreniership agar juga bisa mengembangkan perdagangan pada sektor agribisnis sebagai salah satu kekuatan Kabupaten Bojonegoro. Pedagang agribisnis yang ada di Kabupaten Bojonegoro terus bertambah sebagai tindak lanjut dari kegiaan wirausaha yang diberikan pemerintah bagi para pemuda .

Kuswiyanto memiliki konsep kemajuan agribisnis bagi para pemuda agar setiap pedagang dalam bidang agribisnis memiliki peralatan membuat juice sehingga buah-buahan yang ada bisa dijadikan produk jadi dan siap dijual kepada masyarakat dengan harga jual lebih baik. Melalui produk jadi ini diharapakan harga jual semakun tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian pedagang buah ini serta para petani sejahtera.

Sebagai ladang dakwah organisasi kemasyarakatan berbasis Islam, Sangat perlu perhatian khusus bagi para penerus pemuda yang terdiri dari para anak yatim piatu yang ada di panti asuhan adalah salah satu asset pemuda sebagai penerus pembangunan dan kemajuan bangsa.

Perlu dukungan yang signifikan agar anak-anak dapat berkembang dengan baik melaui penyediaan pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.

Pengajian sebagai kegiatan rutin yang silakukan masyarakat sangat penting di dlam meperkuat spiritual pemuda di mastyarakat. Sebagai kabupaten yang penduduk nya mayorits beragam Islam, kegiatan keagamaan menjadi prioritas rutin di masyarakat di Kabupaten Bojonegoro ini.

Fenomena para pemuda yang sukses sebagai penggerak kegiatan di masyarakat ini perlu dijadikan bahan renungan  dan pelaksanaan kewajiban bagi umat islam agar dapat terjadi toleransi di setiap segmen masyarakat.

Jika masyarakat beragama kondusif maka akan menjedikan kerukunan Bergama menjadi baik serta terciptanya keamanan dan menjauhkan dari perangkap kejadian sikap sosial di masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.

Penguatan peran pemuda di keluarga dalam memperoleh pendidikan yang baik di Kabupaten Bojonegoro melalui program Ayo Sekolah merupakan program mendasar yang harus dimiliki oleh semua orang, setiap warga usia sekolah bisa bersekolah dan tida putus sekolah.

Penerus kebijakan yang amanah di Pemkab Bojonegoro dengan memberikan anggaran 2 juta/tahuin kepada anak usia sekolah sebagai motivasi agar anak bisa dan mau melanjutkan sekolah.

Uang tersebut bisa dibelikan untuk seragam, tas, sepatu, buku dll yang mendukung anak dalam melanjutkan sekolahnya sehingga menjadi generasi muda terdidik sebagai bekal meneruskan pembangunan si Kabupaten Bojonegoro demi mensejahterkan rakyat menuju masyarakat yang adil dan makmur sert makin MATOH

Wassalam

BERSAMBUNG

Tidak ada komentar:
Write komentar