Monday, July 10, 2017

Dampak Dugaan Kebocoran Gas, Pemdes Akan Bicarakan Dengan Manajemem JOB PPEJ

    Monday, July 10, 2017   No comments

Reporter : Bima Rahmat


suarabojonegoro.com -  Akibat kebocoran gas yang berasal dari sumur produksi Well Pad A Blok Sukowati milik JOB PPEJ (Joint Pertamina Body-Pertamina Petrochina Ea_t Java) mengakibatkan 28 warga Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro harus mendapatkan perawatan akibat mual dan pusing, dan kemudiam disusul satu korban lagi atas nama  Kasiyati (30) RT.11/RW.02 sehingga total jumlah warga yang diduga menjadi korban kebocoran gas mencapai 29 orang.

Sujono selaku Kepala Desa Sambiroto Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro mengatakan bahwa hal itu terjadi akibat adanya bau tidak sedap yang berasal dari kebocoran pipa. Senin (10/07/17).

"Sampai saat ini ada 29 korban keracunan, yang satu dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan lebih Insentif dan selebihnya mendapatkan perawatan di Balai Desa Sambiroto", kata Kades Sambiroto.

Berita Sebelumnya: www.suarabojonegoro.com/2017/07/ada-28-korban-diduga-keracunan-gas-dari.html

Dirinya menambahkan bahwa dari kejadian dugaan bocornya Pipa Joint Operating Body Petrochina Pertamina East Java JOB-PPEJ Sokowati sehingga mengakibatkan bau menyengat dan berdampak pada warga disekitar lokasi pengeboran tersebut, adapun dari kejadian tersebut warga terdekat mengalami pusing, mual dan muntah, yang mana pada saat ini sudah ditangani oleh Tim Tanggap Darurat Desa yang bekerjasama dengan tim Medis  dari JOB PPEJ dan Puskesmas Tanjungharjo Kecamatan Kapas.

"Untuk korban kita sudah tangani dan dinyatakan sudah sehat dan dapat beraktifitas kembali", terangnya.

Sampai saat ini Pemerintah Desa (Pemdes) Sambiroto belum membicarakan terkait Kompensasi agi ke 29 warga yang menjadi korban gas beracun tersebut. Namun demikian pihak Pemerintah Desa akan segera membicarakan hal tersebut kepada pihak Management JOB PPEJ. (Bim/red).

No comments:
Write comments