Monday, July 3, 2017

Inilah Hasil Otopsi Pada Sopir Mobil Misterius Yang Ditemukan Di Hutan Ngambon

    Monday, July 03, 2017   No comments

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com -  Sopir mobil Honda Mobillio yang ditemukan ditinggal di tengah Hutan DeSa Mundu Kecamatan Ngambon yang sebelumnya dikabarkan hilang, malam hari ini dibawa ke RSUD Sosodoro Djatikusumo untuk dilakukan pemeriksaan atau otopsi setelah dilakukan evakuasi dari lokasi penemuam mayat tersebut.

Kondisi jenasah telah rusak parah sehingga tim otopsi kesulitan untuk melakukan Identifikasi pada tubuh korban, bahkan beberapa bagian dimakan belatung sehingga tangan kanan seperti luka dan patah,  serta leher juga dimakan belatung sehingga seperti luka Hal ini disampaikan oleh dr. Sarjono selaku dokter otopsi RSUD Sosodoro Djatikusumo. Senin (03/07/17).

"Melihat kondisi jenasah diperkirakan sudah meniggal lebih dari 10 hari, karena jenasah yang sudah rusak parah jadi sulit untuk diotopsi", katanya.

Baca Berita Sebelumnya, Klik :
www.suarabojonegoro.com/2017/07/sopir-mobil-misterius-di-hutan-ngambon.html?m=1

Lebih lanjut dirinya menegaskan bahwa dari pemeriksaan luar juga tidak diketemukan bekas luka penganiyaan. "Tidak ada bekas penganiyaan sama sekali pada tubuh korban", terangnya.

Sehingga luka yang terdapat ditubuh korban diperkirakan akibat dimakan belatung, karena sudah membusuk.

Adapun ciri-ciri mayat sopir mobil yang awalnya disebut misterius ini adalah memakai baju seragam bertuliskan Taxi ASD warna merah, celana warna Jins merk Levis Coppeer. Serta saat diketemukan disamping korban terdapat dompet warna hitam dengan uang tunai Rp760.500, Surat Ijin Mengemudi (SIM A) dan Surat Ijin Mengemudi (SIM B), Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang kesemuanya atas nama Ali Muhid warga Lamongan kelahiran 1964 serat KTP beralamatkan Wadungasri Waru RT 3 RW 3 Surabaya.

Selain itu juga diketemukan pula dua buah Handphon merek strawberry dan Nexcom. Adapun untuk alas kaki dan kontak mobil hingga sampai saat ini belum diketemukan.
Selanjutnya korban disucikan dan kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan. (Bim/red)

No comments:
Write comments