Wednesday, July 5, 2017

Lima Orang Penjual Miras Disidang di PN Bojonegoro

    Wednesday, July 05, 2017   No comments

suarabojonegoro.com - 5 orang pedagang minuman keras (miras) tanpa ijin yang tertangkap saat dilaksanakan operasi pekat oleh jajaran Sat Sabhara Polres Bojonegoro, pada Kamis (22/06/2017) dan Jumat (23/06/2017) lalu, telah jalani sidang di Pengadilan Negeri Bojonegoro pada Selasa (04/07/2017) sekira pukul 13.20 WIB siang tadi. Dalam sidang tersebut, terhadap kelima terdakwa, hakim menjatuhkan vonis bersalah dan masing-masing terdakwa divonis pidana denda.
Menurut Kasar Sabhara Polres Bojonegoro, AKP Syabain Rahmat, bahwa pada pada Selasa (04/07/2017) sekira pukul 13.20 WIB siang tadi, anggota Sat Sabhara Polres Bojonegoro, Iptu Eko BR, turut menjadi saksi dalam sidang perkara tindak pidana ringan (tipiring) peredaran miras tanpa ijin, di Pengadilan Negeri Bojonegoro.
“Ada lima orang terdakwa yang disangka melakukan tipiring, tentang menjual miras tanpa ijin,” terang Kasat Sabhara, Selasa (04/07/2017) siang.
Adapun kelima terdakwa tersebut adalah Agung Sulistyo Andik (39) warga Desa Banjarejo RT 012 RW 03 Kecamatan Bojonegoro Kota, Nardi (52) warga Jalan Lettu Suyitno RT 020 RW 003 Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kota, Sri Kumini (43) warga Desa Jati Belimbing RT 004 RW 001 Kecamatan Dander, Andri Setyo Ningrum (26) warga Jalan Lettu Suyitno RT 020 RW 003 Kelurahan Karangpacar Kecamatan Bojonegoro Kota dan Sulasri (47), warga Desa Sidomulyo RT 001 RW 002 Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban.
“Para terdakwa tersebtu terjaring operasi saat berjualan minuman keras di wilayah dalam kota Bojonegoro,” imbuh Kasat Sabhara.
Kasat Sabhara menambahkan, bahwa para pelaku disangka melanggar Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 38 Ayat (1), PERDA Kabupaten Bojonegoro Nomor 15 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Ketentraman dan Ketertiban Umum. “Para pelaku diancam dengan sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 50 juta rupiah.” jelasnya.
Sementara putusan sidang pada Selasa siang hari ini tadi, yang di pimpin hakim Isdariyanto SH, terhadap kelima terdakwa hakim menyatakan bersalah dan masing-masing terdakwa divonis pidana denda sebesar Rp 150 ribu, subsider 3 hari kurungan dan diwajibkan membayar biaya persidangan masing-masing sebesar Rp 2 ribu.
“Selanjutnya seluruh barang bukti disita pengadilan untuk dimusnahkan,” imbuh Kasat Sabhara.
Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro SH SIK MSi, kepada media ini menyampaikan bahwa jajaran Polres Bojonegoro akan terus melaksanakan giat Operasi Cipta Kondisi, atau Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat), dimana salah satu sasarannya adalah, melaksanakan operasi penjualan miras tanpa ijin dan peredaran minuma keras (miras).
Kapolres Bojonegoro juga mengharapkan peran-serta seluruh masyarakat Bojonegoro, apabila ada yang mengetahui atau menjumpai segala bentuk penyakit masyarakat di wilayah hukum Polres Bojonegoro, diantaranya minuman keras, perjudian dan prostitusi, segera laporkan kepada pihak kepolisian terdekat
“Saya harap masyarakat turut-serta membantu memelihara kemanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam pemberantasan penyakit masyarakat, ” harap Kapolres. (Ney/Lis)

No comments:
Write comments