Tuesday, October 17, 2017

Desember Proyek EPC J-TB Dimulai, Bupati Berpesan Informasi Harus Terus Di Update

    Tuesday, October 17, 2017   No comments

Reporter: Iwan Zuhdi 

suarabojonegoro.com - Pagi ini, Selasa (17/10) Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melakukan rapat koordinasi bersama PEPC, PT Rekind, DPRD, Kadin serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lantai 7 Gedung Pemkab Bojonegoro.

Bupati Bojonegoro Suyoto menyampaikan beberapa hal penting. Terkait hasil pertemuan bersama ini pihaknya memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berkomitmen untuk mendukung kelancaran proyek nasional Jambaran Tiung Biru  agar bisa lancar, tertib dan tepat waktu.

Kedua, dalam pertemuan ini akhirnya diketahui banyak hal yang harus diperhatikan mulai lapangan kerja, bisnis, infrastruktur, pemberdayaan masyarakat baik warga maupun usaha dan kearifan lokal yang harus dijunjung tinggi.

Semua aspirasi dan keinginan kuncinya bagaimana semua kepentingan harus dipahami, didengarkan dan direspon dengan baik. Dengan mengedepankan semangat keterbukaan, profesionalitas, kewajaran tidak membebani.

"Perda nomer 23 tahun 2011 merupakan panduan bagi kita semua karena dimulai dari mendengarkan seluruh aspirasi, kita harus mengawal bagaimana agar tida terjadi pelanggaran. Perda ini adalah untuk meringankan tidak ada yang mendapatkan keistimewaan. Oleh karenanya cara-cara komunikasi yang diterapkan adalah komunikasi secara terbuk," paparnya.

Dimana dalam hal ini Pemkab Bojonegoro akan memfasilitasi semua dalam level kabupaten akan difasilitasi oleh pemerintah sehingga tidak ada merasa yang diistimewakan.

Dalam kesempatan ini agenda selanjutnya adalah Pemkab akan menggelar pertemuan bersama untuk ekspose peluang-peluang bisnis dan peluang lain yang dimungkinkan.

Kemudian adalah jika ada hal yang bersifat policy agar segera disampaikan. Oleh karenanya untuk memudahkan komunikasi, Bupati memerintahkan Asisten II untuk membuat jaring komunikasi seluruh kelompok . Tim terpadu ini untuk mempercepat komunikasi.

Langkah keempat yang harus segera ditempuh adalah bagaimana menginformasikan kepada media lokal Bojonegoro tentang update perkembangan proyek Jambaran Tiung Biru ini.

Tim harus melakukan update secara terus menerus kepada beberapa media lokal di Bojonegoro. Update ini adalah untuk menghindari komplain pihak yang merasa tidak mendapatkan informasi.

"Jadi upadte melalui media lokal ini adalah untuk menginformasikan segala hal baik peluang apapun bisa diinformasikan kepada media lokal," jelas Bupati.

Bupati bahkan menawarkan bahaimana memanfaatkan media sosial Bupati secara percuma baik facebook, Whatsapp, Twitter dan lain sebagainya.

Rapat Koordinasi yang berlangsung di Lantai 7 gedung Pemkab ini melibatkan seluruh unsur antara lain komisi B, C dan D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro.

Kemudian aparat keamanan yang terdiri dari Kepolisian dan TNI serta pebisnis yang tegabung dalam Kamar Dagang Indonesia Kabupaten Bojonegoro.

Bahkan dua kubu Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Bojonegoro diundang dalam kesempatan ini. Selain itu Bupati juga memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk menyampaikan permasalahan dan kendala serta lain sebagainya.

Kesempatan pertama adalah diberikan kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro Syukur Priyanto, kemudian Kapolres Bojonegoro, Komandan Kodim serta anggota DPRD yang turur serta dan perwakilan masing masing KADIN Bojonegoro. (Wan/Lis)

No comments:
Write comments