Sunday, October 29, 2017

Ketua KNPI : Pengangguran Di Bojonegoro Masih Belum Teratasi

    Sunday, October 29, 2017   No comments

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bojonegoro, Anam Warsito, menyatakan bahwa di Kabupaten Bojonegoro ini masih banyak pengangguran di usia muda, baik itu lulusan SLTP, SMA, dan bahkan Sarjana. Hal ini menunjukkan ketidak seriusan Pemerintah dalam memafasilitasi dan mengupayakan agar para pemuda bisa berwira usaha dan membuka usaha secara mandiri dengan memanfaatkan sumber daya lokal.

"Kita lihat saja pada saat pendaftaran perangkat Desa, Panwascam dan PPK, banyak sekali pendaftaranya, ini bukti bahwa masalah pengangguran nyata-nyata belum teratasi di Bojonegoro", katanya.

Politisi dari Fraksi Gerindra ini menuturkan bahwa banyaknya pengangguran ini diperparah lagi dengan minimnya inovasi atau akselerasi program yang dibuat oleh masing-masing Dinas yang ada di Bojonegoro, yang dapat langsung merangsang dan menggerakkan sektor usaha mikro baik yang bergerak pada produksi maupun jasa.

"Anehnya BPR yang diberi glontoran penyertaan modal dari APBD malah tidak mampu untuk melaksanakan fungsi fasilitasi dan merangsang tumbuhnya wirausaha muda yang mau memulai usaha. Hal ini dibuktikan dengan tidak mampunya BPR memaksimalkan dana yang digelintorkan dan justru ngendon tidak tersalurkan", ujarnya.

Pria yang menjabat sebagak wakil Ketua Komisi A ini menegaskan bahwa, akibatnya program pelatihan kerja yang dilakukan secara masif terkesan hanya seremonial dan tidak ada tindak lanjutnya. Untuk itu dirinya selaku Ketua DPD KNPI Bojonegoro, untuk beradu kreatifitas dan inovasi untuk menjadi wirausahamuda.

"Sehingga tidak tergantung pada lowongan pekerjaan tapi malah justru menciptakan lapangan kerja", tambahnya.

Melalui media suarabojonegoro.com ini dirinya berharap agar pemerintah lebih berpihak kepada pemuda.

"Selain itu agar tanggung jawab dan peran serta pemerintah lebih berpihak kepada pemuda maka kami telah menginisiasi adanya Perda kepemudaan, yang insyaalah tahun ini bisa ditetapkan dan sekarang masih tahap pembahasan antara Legislatif d
an Eksekutif", pungkasnya. (Bim/red).

No comments:
Write comments