Sunday, November 5, 2017

Berawal Dari Iseng, Pengrajin Miniatur Bus Ini Mampu Raup Pundi-Pundi Rupiah

    Sunday, November 05, 2017   No comments

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Berawal dari iseng, Yudianto, warga, Dusun Brangkal, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, kini tergolong sukses sebagai pengrajin miniatur Bus. Hanya dengan menggunakan bahan Triplek dan Akrilik, pria dua anak ini mampu menghasilkan pundi-pundi Rupiah. Bahkan kini hasil kerja keras dan ketekunannya hasil kerajinannya kini mampu menembus hingga keluar Jawa. Minggu (05/11/17).      

Kisah kesuksesan Yudianto, ini bermula saat anaknya yang meminta mainan, karena waktu itu kondisi keuangannya yang tidak mendukung akhirnya ia iseng-iseng membuat kerajinan miniatur Bus dari bahan triplek.

"Awalnya hanya iseng saja, nurutin anak yang ingin mainan", katanya.

Berkat kesabaran dan keuletannya itulah kini Yudianto, dapat memetik hasilnya. Hasil karya mini Bus buatannya itu kini mampu menembus hingga ke luar Jawa. Pria 35 tahun ini mematok harga bervariasi mulai Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta perunitnya.    

"Kalau kiriman ku paling jauh ke Medan dan bali, kalau Pulau Jawa hampir keseluruhan Kota pernah kirim", ujarnya.

Yudianto, mengaku kalau dalam satu bulan dirinya mampu menghasilkan 6-7 unit miniatur, kerajinan miniatur Bus buatan Yudianto ini memang tergolong nyaris sempurna baik bentuk dan warnanya. Adapun ukuran miniatur bus buatannya itu berskala 1:20 Panjang 60 cm, Lebar 12,5 cm serta Tinggi 17 cm.

"Kalau berbahan Triplek biasanya saya dapat menyelesaikan 6-7 Unit mas, tapai kalau yang Body Akrilik 2-3 Unit", jelasnya.

Untuk pesaran Yudianto, hanya mengandalkan media sosial pribadi miliknya serta informasi dari mulut ke mulut komunitas pecinta miniatur yang sudah ada. Dirinya berharap kedepan hasil kerajinan miniatur Bus buatannya ini dapat lebih diminati dan dikenal.

"Semoga nantinya kerajinan miniatur ini bisa lebih besar lagi", pungkas pria yang keseharian sebagai sopir mini Bus ini. (Bim/red).

No comments:
Write comments