Monday, November 20, 2017

Gelar Pelatihan, ExxonMobil Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Bojonegoro

    Monday, November 20, 2017   No comments

Reporter: Iwan Zuhdi

suarabojonegoro.com - ExxonMobil menggandeng Putera Sampoerna Foundation (PSF), hari ini Senin (20/11) menggelar pelatihan Manajemen Sekolah yang bertajuk 'Pengembangan Program Pemasaran Sekolah'. Hal itu sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan bidang pendidikan di Kota Ledre ini.

Kegiatan yang digelar di SMPN 1 Gayam ini diikuti oleh 6 perwakilan Sekolahan di wilayah sekitar produksi Minyak dan Gas bumi lapangan Migas Banyuurip Blok Cepu. Yakni SMPN 1 Gayam, SMPN 1 Purwosari, SMPN 1 Kalitidu, SMA Kalitidu, SMK Purwosari, SMA Islam Nurul Ulum Gayam.

Masing-masing sekolah diwakili oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Bagian Kesiswaan, OSIS dan Komite Sekolah.

Salah satu peserta pelatihan, Endro Setyowidodo yang juga selaku Wakasek SMPN 1 Gayam mengatakan, banyak sekali manfaat yang didapat dalam pelatihan kali ini. Selain meningkatkan kualitas pendidik, juga wawasan tentang manajemen sekolah, mulai dari visi-misi sekolah dan kemitraan.

"Manfaat bagi Osis sendiri adalah kemadirian untuk bagaimana bermitra dengan orang lain. Ada kemandirian disana. Ketika ingin membuat event bisa belajar nencari pendaanan sendiri," katanya disela-sela pelatihan.

Katanya, manfaat bagi para Guru sendiri adalah lebih mendalami tentang model pembelajaran, pengelolaan kelas dan penelitian penindakan kelas.

Kemudian, Anggari Peni, selaku Project Leader PSF mengatakan, materi-materi yang disampaikan pada pelatihan kali ini adalah pemasaran sekolah, juga school branding.

"Nah itu juga menjadi salah satu materi. Kemudian untuk mencapai tujuan itu kita perlu mitra, ini ada materinya kemitraan dan kewirausahaan," kata Peni saat ditemui suarabojonegoro.com dilokasi pelatihan.

Putera Sampoerna Foundation berharap kedepan sekolah yang ikut pelatihan ini bisa memiliki program kemitraan yang kuat, memiliki kemampuan mempromosikan sekolah dengan baik, kemudian juga school brandingnya juga kuat.

Sementara, External Affairs Manager EMCL, Dave A Seta menyampaikan bahwa Program Pengembangan Sekolah merupakan perwujudan komitmen EMCL dalam berkontribusi untuk memajukan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Dave menambahkan, upaya EMCL melalui prakarsa pendidikan diutamakan pada solusi untuk terus memperbaiki proses belajar-mengajar.

Program pendidikan yang diprakarsai EMCL, lanjut dia, ditujukan kepada para guru dan manajemen sekolah untuk membuat situasi belajar menjadi kegiatan yang menyenangkan dan aktif. (Wan/Red)

No comments:
Write comments