Thursday, November 2, 2017

Optimisme, Sinergi, dan Pelestarian Budaya dalam Festival Banyu Urip

    Thursday, November 02, 2017   No comments

Hari Jadi Ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi Ke-5 Kecamatan Gayam

Oleh: Team Advetorial

Menginjak usia ke-340, Bojonegoro dan masyarakatnya sudah semakin bertumbuh. Nama Kabupaten Bojonegoro kini sudah sangat familiar di telinga masyarakat nusantara. Prestasi demi prestasi diraih pemerintah kabupaten Bojonegoro. Angka kemiskinan menurun, pendapatan daerah meningkat. Geliat ekonomi masyarakat tumbuh dan berkembang seiring dengan bergulirnya industri minyak dan gas bumi di kota ledre ini. “Meski masih ada yang harus dievaluasi dan perlu inovasi, namun kita patut berbangga dengan semangat positif dan kemandirian masyarakat yang semakin hari kian meningkat,” ucap Bupati DR. Suyoto, M.Si.

Bojonegoro yang sebelumnya masuk daftar kabupaten termiskin, sekarang telah berhasil keluar dari daftar sepuluh kabupaten termiskin di Jatim.  Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Bojonegoro berada di urutan 11 kabupaten/kota untuk jumlah penduduk miskin di Jawa Timur. Pada 2015 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 193.990 jiwa (15,71 persen) dan pada data terbaru yang dirilis BPS, jumlah tersebut turun menjadi 180.990 jiwa (14,60 persen). “Sinergi antara pemkab dan perusahaan migas ini harus terus ditingkatkan untuk mengurangi jumlah kemiskinan di Bojonegoro,” kata Bupati Bojonegoro, Suyoto.

Semangat dan optimisme itu pula lah yang ditunjukkan masyarakat Gayam dalam memperingati Hari Jadi ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-5 Kecamatan Gayam. Semangat kemandirian dan semangat bersinergi dalam memaksimalkan potensi yang ada. Semua ini dikemas dalam Festival Banyu Urip 2017.

Karang taruna, ibu-ibu PKK, pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan berbagai elemen masyarakat bersama-sama menyukseskan acara tahunan ini. Tahun ini, Festival Banyu Urip mengambil tema "Harmoni Energi dan Budaya Banyu Urip Untuk Negeri". Sebuah kalimat yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kemandirian serta kontribusi untuk negara tercinta.

Festival Banyu Urip yang akan dilaksanakan pada 4-5 November kali ini akan disemarakkan dengan berbagai serial kegiatan. Mulai dari pameran potensi Gayam, Diskusi Kepemudaan bersama tokoh muda nasional, senam kolosal Perwosi, Ngopi Bareng 1000 cangkir kopi kothok, pagelaran kesenian tradisional, parade band pelajar, hingga acara ngonthel bareng "Tour d'Gayam".  Acara puncak akan digemparkan dengan kehadiran Emha Ainun Najib atau Cak Nun bersama Kiai Kanjengnya di Lapangan Sepak Bola Gayam.

Kemeriahan ini semata-mata untuk menggelorakan semangat para pemuda dan seluruh elemen masyarakat Kecamatan Gayam agar terus tumbuh. Lebih daripada itu, melalui hajat tahunan ini, diharapkan akan memperteguh semangat kebersamaan dan saling mendukung satu sama lain. "Kita harapkan ini menjadi ajang mempererat hubungan baik diantara kita, keluarga besar Kecamatan Gayam," ungkap Camat Hartono.

Menurutnya, kekayaan alam dari tanah kecamatan ini adalah anugerah yang harus disyukuri. Proyek negara di Lapangan Banyu Urip, kata dia, harus disukseskan bersama-sama. Berbagai upaya yang dilakukan oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam menjalankan operasi dan program-program kemasyarakatan harus didukung semua pihak.

"Kita semua bisa lihat, Gayam sekarang sudah semakin maju. Ayo terus bersama kita tingkatkan," ajaknya menggebu.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Jawa Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Ali Masyhar mengatakan bahwa program-program kemasyarakatan yang digulirkan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) migas turut mempercepat pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Namun demikian, kata dia, program kemasyarakatan dari perusahaan hanya sebagai pelengkap program pemerintah. Oleh karena itu, dukungan masyarakat terhadap suksesnya proyek negara ini sangatlah penting.

"Ini adalah berkah yang harus disyukuri. Mari kita jaga bersama-sama agar berkah ini bisa membawa kemakmuran masyarakat,” pesan Ali seraya mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-340 Kabupaten Bojonegoro dan berharap semoga Bojonegoro Semakin Matoh, Makmur dan Sejahtera. Bersatu melangkah maju. (Team*)



No comments:
Write comments