Friday, November 3, 2017

Penduduk Harus Terkendali Jumlah dan Kualitasnya

    Friday, November 03, 2017   No comments

Reporter: Sasmito Anggoro


suarabojonegoro.com - Dalam rangka agenda Komunikasi Informasi dan Edukasi Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), Anggota Komisi C DPRD Tuban, Andhi Hartanto menghimbau agar masyarakat dapat membantu program penguatan karakter bangsa melalui keluarga. Selain itu, ia mengatakan "Penduduk boleh tumbuh namun harus terkendali baik jumlah dan kualitasnya", tegasnya di  hadapan ratusan masyarakat desa Jamprong, Kenduruan, Tuban, Jumat (03/11/2017).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Tuban itu juga menyampaikan bahwa keseimbangan penduduk salah satunya ditandai dengan pemakaian alat kontrasepsi dan menerapkan konsep dua anak cukup di tiap keluarga. "Dengan menerapkan konsep itu kita telah membantu menjaga keseimbangan jumlah penduduk", katanya.

Sementara itu H. Abidin Fikri SH., MH. Anggota Komisi 9 DPR RI menyampaikan bahwa peran masing-masing keluarga sangat penting, satu sisi menjaga kualitas karakter individu dan sisi lain untuk pengendalian jumlah penduduk Indonesia. "Pertumbuhan Penduduk harus diiringi juga dengan peningkatan kualitas karakter dan kompetensi, dengan itu maka ke depan Indonesia dapat benar-benar memanfaatkan jumlah penduduk dan juga kualitasnya yang berperan dalam pembangunan nasional", kata Abidin.

Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Jawa Timur, Dra. Sofia Hanik, MM, BKKBN Jawa Timur, menyampaikan bahwa penting memberikan edukasi bagi para remaja agar ikut terlibat memajukan daerah supaya tidak semua terpusat di kota. Bina Keluarga Remaja(BKR) diharapkan mampu memotivasi remaja di desa-desa untuk turun membangun bersama desanya agar lebih maju.  Hal ini bisa berwujud inovasi agar desanya menjadi destinasi pariwisata dengan mengangkat kearifan lokal.

Dalam acara ini,  masyarakat setempat dengan segmen berbagai usia, Tokoh Masyarakat serta karang taruna di Kecamatan Kenduruan, Tuban hadir dalam kegiatan ini. (Ang) 

No comments:
Write comments