Saturday, December 30, 2017

Puluhan Pemuda Pancasila Geruduk Lokasi Pemasangan Pipa

    Saturday, December 30, 2017   No comments

Reporter : Bima Rahmat

suarabojonegoro.com - Puluhan anggota Pemuda Pancasila, Kabupaten Bojonegoro, siang ini  menggeruduk tempat pengerjaan pemasangan pipa milik Pertagas, yang mana dalam pengerjaan dilakukan oleh PT PJP, wilayah Desa Kebonagung, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. Sabtu (30/12/17).

Seperti yang diketahui bersama bahwa dalam pengerjaan pipa tersebut sebelumnya di kerjakan oleh PT Useng selaku Sub Kontraktor PT PJP. Namun dalam perjalanannya PT Useng diberhentikan sepihak oleh PT PJP.

Dalam penghentian pengerjaan project tersebut sempat terjadi adu mulut antara kedua belah pihak, dan akhirnya keduanya sepakat jika permasalahan tersebut dibawa ke Mapolres Bojonegoro, untuk mencari jalan keluar
. Namun dalam pertemuan di Mapolres tersebut digelar secara tertutup.

Mustaqim selaku ketua LSM Jobranti, selepas mediasi menyatakan bahwa pihaknya beraama dengan Pemuda Panca Sila berani menghentikan project tersebut lantaran PT PJP ada pembayaran yang belum terlunasi.

"Kami berani menghentikan karena ada tagihan yang belum terbayar", katanya.

Dari pertemuan di Mapolres Bojonegoro, tersebut dirinya menegaskan bahwa pengerjaan ptoject pipa tersebut untuk sementara dihentikan, hal ini sambil menuggu pembayaran dari pihak PT PJP.

"Setelah selesai oembayaran baru bileh dikerjakan", ujarnya.

Permohonan penghentian project ters
ebut disaksikan oleh pihak Mapolres Bojonegoro, dan di amini oleh pihak PT PJP.

"Total yang belum terbayar Rp125 juta, dengan asumsi yang Rp60 juta akan dibayarkan setelah tandatangan dari pihak Kepala Desa, dan sisanya menuggu evaluasi dari pihak PJP", jelasnya.

Melalui media ini dirinya menegaskan, apabila dalam hal ini pihak PT PJP tidak membayar kekurangan pembayaran tersebut maka pihaknya akan melakukan aksi upaya penyetopan.

"Karena pengerjaan itu menurut kami yang membiayai. Karena kami memakai acuan bahwa pihak KWRK sudah membayar lunas ke pihak PJP, dan itu sudah kami konfirmasi, jadi tidak ada alasan dari pihak PJP untuk menahannya", pungkasnya. (Bim/red).

No comments:
Write comments