Tuesday, December 12, 2017

Terharu..!! Rumah Rusak Hampir Roboh, Potret Kemiskinan di Bojonegoro

    Tuesday, December 12, 2017   No comments

Oleh: Arsyad S

suarabojonegoro.com - Persoalan kemiskinan rupanya masih menghantui Bojonegoro. Potret kemiskinan pun masih bisa dijumpai di kabupaten yang memplokamirkan diri sebagai Kabupaten Lumbung Pangan dan Energi tersebut.

Karsi misalnya. Wanita berumur 70 tahuun ini merupakan salah satu warga miskin yang luput dari perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Warga Desa Begadon, Kecamatan Gayam itu tengah menghadapi badai persoalan. Rumah tempat ia dan suaminya, Sakri, berteduh rusak.

Minggu (10/12), rumah bambu seluas 10 meter x 8 meter yang ditempati sejak kecil tertimpa pohon yang tumbang saat hujan lebat yang disertai angin kencang. "Kejadiannya sekira pukul 19.00 WIB, tiba-tiba saja pohon yang lokasinya tak jauh dari rumah kami roboh," ujar Karsi dengan raut muka sedih.

Untuk menuju ke rumahnya pun cukup sulit. Kira-kira begini gambarannya, akses menuju rumah ini masih tanah dan becek ketika musim hujan tiba. "Jalannya belum dipaving mas," jelasnya. Karsi mengaku saat itu kejadian bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu Kasri bersama suaminya sedang istirahat di rumah.

Tiba-tiba ia mendengar suara aneh dari atap rumah. Seperti kucing sedang mencakar langit rumahnya. Sontak, ia pun langsung bangkit dari duduknya.

Tak lama berselang ternyata dia baru sadar. Suara ribut yang dikira kucing tadi adalah gerakan genting atap rumahnya yang bergeser karena rumahnya mulai roboh ke kanan. "Malam itu, saya dan suami langsung bangun agar cepat keluar karena rumah sudah miring," ujarnya.

Untung saja, tidak ada korban saat kejadian tersebut. Namun dikarenakan keterbatasan biaya, pria yang sehari-hari bekerja sebagai 'angon' kambing itu, terpaksa hanya bisa pasrah dengan kondisi rumahnya.

Sempat Pemerintah Desa setempat meninjau rumah Karsi. Namun belum ada tindak lanjutnya. Kabar yang diperoleh pemdes setempat berencana merenovasi rumah tersebut. Karsi setiap hari mengeluh, kapan rumahnya itu mendapat perhatian. (JW*)

No comments:
Write comments