Saturday, December 16, 2017

TRIO BAGUS

    Saturday, December 16, 2017   No comments

Oleh : M ABID AMRULLAH 

     
suarabojonegoro.com- Nampak dari kejauhan datang tiga pria aneh namun ganteng dan menawan. Ketika itu ketiga pria yang sedang memarkirkan motornya tepat di parkiran timur area kampus. Pakso ,Mblek dan Kace sebut saja mereka seperti itu. Pakso yang saat itu datang dengan si manisnya kuning menawan, motornya yang sangat ia sayangi melebihi pacarnya ,walaupun dia sekarang lagi jomblo sih..senyuman lebar dengan gigi terpampang sempurna kala itu sambutan selamat datang dari pakso melihat ke dua temannya yang sama-sama baru datang bersamanya. Mblek dan Kace kedua teman pakso yang senantiasa menemani pakso di saat ia susah maupun senang, di saat pakso kenyang maupun lapar. Mblek adalah teman pakso yang sangat perhatian denganya. buktinya di kala pakso sakit bahkan tidak masuk kuliah,mblek lah yang paling cemas dan khawatir memikirkan keadaan pakso. Walaupun sebenarnya pakso di rumah hanya malas ketika ia hendak berangkat kuliah. Kace temanya yang jarang Nampak disaat-saat biasa,mungkin hanya datang di saat jam kuliah dan pulang setelah jam kuliah telah usai. Keakraban ketiga pria  yang notabenya kurang kasih sayang dari lain jenis. Akhirnya membuat mereka bertiga bertingkah laku seakan-akan ketiga orang tadi memiliki hubungan khusus. Mereka Nampak mesra di saat ketiganya berkumpul. Banyak orang melihatnya mungkin aneh bahkan risih dengan lelucon-lelucon ketiga pria itu. Tapi berbanding terbalik dengan orang-orang yang sudah lama mengenal ketiga pria tadi. Orang-orang merasa senang dan juga bahagia di saat melihat tingkah laku dan kekonyolan ketiga pria tadi. Seringkali  pakso mblek dan dandi menghabiskan waktu-waktunya dengan bersenda gurau di warung mbah kandar depan kampus. obrolan yang serius namun lucu mereka tampilkan, mengundang banyak orang yang berada di warung itu ketawa dengan lepas. Hal seperti inilah yang membuat banyak teman-temanya bnyak yang suka dengan ketiga priia ganteng itu.
           
Pada waktu itu, ketiga pria ganteng itu keluar kelas ketika proses perkuliahan telah usai. Mereka bergegas datang kekantor bem di mana menjadi markas dari padanya.  ‘’ hallo makDE…’’ sambutan pakso kepada temanya yang ada di kantor bem. Senyum lepasnya yang menawan membuat banyak orang di bem tertawa dengan terpingkal-pingkal. Melepas tas merahnya dan di taruhnya di samping tembok. Kala itu mblek yung hanya bisa tersenyum melihat tingkah laku temanya yang aneh. Di keluarkanlah dari saku mblek, rokok LA BOLD yang menjadi idaman pakso. Tanpa pikir panjang paksopun ricuh mencari korek yang bisa di bilang barang mahal di bem,sebab korek kerap kali hilang entah kemana dan tak tau siapa dalang di balik pencurian korek.
         
Adzan berkumandang kala itu di saat mereka dengan asyiknya sedang bercanda. Bergegaslah mereka ke lantai bawah seraya berwudu,nakal aneh bahkan nyleneh tingkah laku mereka namun mereka pria sholeh yang tak lupa dengan kewajibanya sebagai umat muslim yang tat akan perintah Allah.  Saat mereka sholatpun masih dengan cirikhas mereka. Bercanda  sebelum sholat, tetapi didalam sholat mereka tetap khusu’ dan konsentrasi penuh. Tiap kali sholat, mblek lah yang selalu menjadi imam, dengan kedewasaanya dan jiwa kepemimpinan yang dimilikinya.
           
Realita kehidupan anak-anak alay namun pembrani dengan berjiwa agamis , membuat jercak kagum pada kebanyakan orang. Mereka yang selalu menampakkan raut wajah bahagia walau sebenarnya sayatan luka hati tertutupi oleh kemanisannya di saat ia tersenyum. Luar biasa orang bilang padanya , pakso, mblek dan kace lah sekelompok pemuda yang menybut dirinya sebgai sebuah  kelompok pemuda jaman sekarang dengan sebutan ‘’TRIO BAGUS’’ yang berarrti tiga anak laki-laki bagus atau istimewa. Walau realitanya nama tidak sesuai dengan kenyataan. Namun tak masalah mereka menganggapnya, nama yang mereka pakai adalah sebuah doa agar suatu saat nanti doa tersebut bisa terwujud dan menjadi hasil dari setiap doanya itu.
         
TRIO BAGUS lahir tanpa di bentuk, dengan tidakdengan tidak sengaja kelompok itu terbentuk dengan sendirinya. Kelahiranya yang misterius itu acapkali di kaitkan dengan bermunculanya ajarn-ajaran atau paham-paham radikal baru. Gerakan pertama mereka adalah ‘’ the power of mak,em De ’’ yang berarti kekuatan para makDe, sebutan mereka kepada sesama.  Gerakan ini sontak membangkitkan semangat juang para mahsiswa kini. Dengan kekuatan bersama membela tanah air, agama ,nusa dan bangsa ini tanpa meninggalkan hak manusia sebagai mahluk sosial dengan segala kebutuhannan. Kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder. Walapun mereka hanya melihat kesosialan terletak pada ketika kita’’ NGOPI’’ nggolek inspirasi mereka mengartikanya.
         
Aktivitas mereka yang aneh dan juga nyleneh , apalgi di saat mereka melangkahkan kakinya ke depan pintu gerbang kampus seraya menikmati secangkir minuman hitam panas. Ngopi bukan skedar ngopi mereka mengatakanya, dengan ngopi inspirasi akan muncul, dang tak lupa rokok sebagai pelengkap dalam prosesi itu. Rokok yang banyak orang atau golonggan menganggapnya haram atau musry, mereka hanya tersenyum acapakali ada orang mengatakan begitu. Sebab mereka selalu ikut dan selalu tawadlu’ dengan dawuh-dawuh para alim ulama’. Rokok adalah p[erintah dariAlmaghfurlah Al Alim Al alamah KH Syaikhona Kholil Bangkalan. Pada saat itu beliau memerintahkan kepada muritnya yaitu KH Hasyim As’ari untuk berjualan tembakau, yaitu adalah tembakau Madura asli, yang sekaranmg terdapat pada rokok dji sam sou. Kemasanya pun terlihat ada Sembilan bintang yang melambangkan Sembilan Wali SONGO. Adalagi tulisan dua tiga empat yang di artikan sebagai dua rokaat pada sholat subuh,tiga rokaat pada sholat maghrib, dan empat rokaat pada sholat dluhur, ashar dan isya’. Paksalima tulisan di bawah dua tiga empat yang tertera pada kover bungku rokok dji sam soe yang di artikan sebagai, lima pancasila, lima jari tiap tangan maupun kaki, empat kiblat lima pancer.
       
Mereka selalu membuat situasi dan kondisi di saat ngopi menjadi lebih kondusif, dalam artian gaduh, rame, ricuh tak masalah asalkan pembahasan dalam diskusi itu menghasilkan suatu prodak pemikiran yang luar biasa. Pakso yang dilihat lebih menonjol dalam setiap argumentasinya, dengan argmunnya yang logis dan juga dapat ditrima oleh akal fikiran.
         
Kace yang terlihat jarang berkumpul dan jarang bersama dengan mereka sebab aktivitas dan juga kesibukan kace yang luar biasa. Ia pun di rumah sebagai guru ngaji dan juga sebagai olahragwan yang handal. Kesibukanya itu lantas tak membuat ia ingin lepas bahkan menghianati teman seperjuanganya dalam TRIO BAGUS. Teman-temanya pun saling menyadari bahwa setiap kesibukan dan urasan orang itu berbeda-beda. Makanya disinilah managemen waktu yang sangat kita perlukan agar kesibukan tidak menjadi alasan bagi kita untuk berorganisasi dan memperluas kadar kaeilmuan kita. Saling membantu itulah hakikat kita sebagai kaum berorganisasi, wlaupun kita bukan sedarah daging namun persahabatan dan persaudaraan kita melebihi layaknya saudara kandung. Disaat yang tak disangka-sangka mereka selalu memunculkan ide-ide kreatif sebagai wujud dari hasil dari impian-impian mereka. Walau sungguh berapa kali mereka bermimpi tanpa adanaya bilangan jumlah. Keinginan dari pakso mblek dan kace yang selama ini hanya masih menjadi harapan belom samapai dalam kerealisasian adalah terciptanya Mahasiswa Islam Indonesia yang selalu aktif kreatif inovatif dan berjiwa agamis dalam menyikapi segala sesuatu. Mereka meyakini apabila kaum mahasiswa islam Indinesia ini telah bergerak dengan pergerakanya nanti, pasti Indonesia akan lebih baik dari sebelumnya. Mereka masih bisa berharap dan berharap, kapan semua akan terwujud. Harapan mereka yang selalu teriring doa setiap saat semoga pada suatu hari nanti akan terwujud bukan hanya sekedar angan-angan tanpa adanya perwujudan yang nyata. Mereka selalu menanamkan kepada dirinya sendiri kepercayaan diri yang tinggi dan selalu menjadi diri sendiri, karena merek paham, kita ingin menjadi seperti orang lain, padahal diluaran sana banyak orang lain yang ingin menjadi di posisi kita saat sekarang ini. Selalu bersyukur atas segala nikmat dari Allah. Sekecil apapun nik mat dariNya apa bila kita mnesyukuri maka akan di tambah dengan tambahan yang luar biasa oleh Allah SWT.
         
Keadilan yang haqiqi adalah keadilan dari Allah SWT. Pemimpin di dunia hanya manis di bibir pahit akan kinerja dan realitanya. Banyak opsi namun sedikit solusi. Hanya komisi yang mereka cari. Itulah anggapan dari trio bagus kepada pemimpin-pemipin jaman now.

*) Penulis adalah mahasiswa stai Attanwir Bojonegoro 

No comments:
Write comments