Jumat, 26 Januari 2018

BUMDes Bandungrejo Mulai Dikembangkan

    Jumat, Januari 26, 2018   No comments

Reporter: Monika Diah

suarabojonegoro.com - Desa Bandungrejo mulai mengembangkan Badan Usaha Milik Desa yang dipunyainya dengan menjalin kerjasama dengan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan LSM Indonesian Development of Society (IDFoS) dalam Program Peningkatan Mata Pencaharian Masyarakat Berbasis Pertanian, Peternakan dan Perikanan melalui optimalisasi peran bisnis BUMDesa. Jumat (26/01/18).


Program ini dilaksanakan dari bulan Januari-Juni 2018, dan hari ini, Jum'at (26/01/2018) ditandatangani nota kesepakatan antara Pihak Pemerintah Desa, PEPC, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Muspika Kecamatan Ngasem dan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro. Disaksikan sekitar 15 anggota BUMDes, hari ini lebih membahas komitmen dari masing-masing lembaga untuk kemajuan BUMDes.

Dalam sambutannya, Sapani sebagai Kades Bandungrejo menyatakan bahwa desa berkomitmen untuk mendukung program untuk kemajuan masyarakat Bandungrejo dengan menyediakan lahan dengan luas ± 3000 m², serta memfasilitasi modal awal BUMDes sejumlah Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah)

Pihaknya juga menekankan, bahwa kedepan proyek migas tidak akan lama. "Namun bagaimana adanya proyek dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," harapnya.

Sekretaris Kecamatan Ngasem, Ardhian Orlando, menyatakan bahwa dalam kegiatan ini Kecamatan Ngasem secara bersungguh-sungguh untuk membantu dalam hal kepengurusan pemisahan hak kepada BUMDes, terkait dengan Tanah Kas Desa yang digunakan untuk lahan peternakan.

Pemisahan Aset Desa ini akan diatur dalam Peraturan Desa. Tambahnya, bahwa Dinas Peternakan dapat memberikan bimbingan teknis pengelolaan ternak ayam petelor. Serta Kecamatan akan memberikan konsultasi kepada Pemdes dan BUMDes.

Perwakilan PEPC dari PGA & Relation, Wulan Purnamawati, menyatakan bahwa program ini adalah bentuk partisipasi PEPC untuk mendukung usaha peningkatan perekonomian masyarakat Bandungrejo yang wilayah desanya merupakan wilayah operasi Proyek Lapangan Gas Jambaran – Tiung Biru.

Dia berharap bahwa kegiatan ini bukan hanya panas didepannya, tapi masyarakat juga berkomitmen untuk mengawalnya hingga membuahkan hasil.

Dalam kegiatan ini, PEPC bekerjasama dengan IDFoS yang telah mempunyai reputasi bagus dalam pengawalan program pemberdayaan masyarakat. (Nik/Red)

Tidak ada komentar:
Write komentar