Senin, 29 Januari 2018

Inilah Isu Strategi Yang Dibahas Dalam Rapat Pemkab Bojonegoro

    Senin, Januari 29, 2018   No comments

suarabojonegoro.com - Bupati Bojonegoro, Doktor Suyoto menggelar rapat terbatas dengan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Kabupaten Bojonegoro untuk membahas beberapa issue strategis mulai Beras Sejahtera (Rastra), pelayanan administrasi kependudukan, perijinan dan masalah-masalah lainnya dibahas secara intens oleh Bupati. Rapat dihadiri oleh Asisten I, II dan III serta Staf Ahli Bupati di Ruang Makan Rumah Dinas Bupati, Senin (29/1) pagi tadi.

 Hal pertama yang dibahas dalam rapat ini adalah masalah pendistribusian Rastra yang mulai disalurkan saat ini dan tentang data Kelompok Penerima Manfaat (KPM) diwilayah Bojonegoro. Hal selanjutnya adalah membahas mengenai banyaknya keluhan masyarakat tentang layanan administrasi kependudukan yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bupati menegaskan bahwa kita merencanakan membuat standart pelayanan kependudukan ini setara dengan pelayanan berbintang lima baik dari kualitas pelayanan maupun infrastruktur dan manajemennya. Jika perlu kantor yang saat ini akan dirombak total sebagaimana standart layanan hotel bintang lima. Sehingga masyarakat akan merasa nyaman dan proses juga cepat. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi adanya Unit Kantor Keimigrasian (UKK) di Kabupaten Bojonegoro. Issue lain yang menjadi perhatian adalah masalah pengembangan sektor Usaha Mikra Kecil dan menengah di Bojonegoro. Untuk itu saat ini tengah digodok Peraturan Bupati tentang industri kreatif yang didalamnya meliputi masalah pemberdayaan dan pendampingan. Dinas harus menjadi fasilitator dan mampu mengakselerasi , lanjut Bupati, sesuai dengan perubahan atas Peraturan Bupati Nomor 62 Tahun 2016 tentang kedudukan, susunan organisasi, uraian tugas dan fungsi serta tata kerja Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Bojonegoro. Dinas ini memiliki tugas pula sebagai Pusat Pengembangan dan Akselerasi Usaha Mikro (PPU) dan secara otomatis maka Kepala Dinas Koperasi dan UM menjabar sebagai pimpinan PPU. Untuk PKL , menurut Bupati juga harus mendapatkan pendampingan tak sekedar diawasi dan ditertibkan, sentuhan kreatifitas nanti akan meningkatkan kualitas PKL kita, ibaratnya adalah meningkatkan kelas PKL mulai dari mutu jualan, kesehatan, dan lokasi menjadi tempat yang bersih dan kawasan tertata.

Sementara itu Asisten I Pemkab Bojonegoro, Djoko Lukito seusai mengikuti rapat menjelaskan bahwa masalah yang kini tengah menjadi perhatian adalah masalah Rastra utamanya distribusi dan penerima manfaat. Dijelaskan sesuai Surat Menteri Sosial Republik Indonesia nomor : 09/MC/C/01/2018 terkait penyaluran bantuan sosail beras sejahtera (Rastra) . Dijelaskan bahwa untuk penyaluran bantuan sosial pangan pada Bulan Januari  tahun 2018 berupa beras sejahtera diperuntukkan  bagi keluarga miskin sesuai By Nama By Addres (BNBA) yang telah dibagikan sebagaimana Surat Nomor : 520/055/412.206/2018 tertanggal 22 Januari 2018 tentang penyaluran rastra dan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial. Menurut Asisten I, jumlah Rasrta yang diterimakan sebanyak 10 kilogram per KPM tanpa biaya tebus . Ditambahkan penerima KPM di Bojonegoro mencapai 121.462 KPM dengan jumlah Rastra mencapai 1.214.620 kilogram untuk 28 Kecamatan di Bojonegoro .

Adapun data penyaluran Rastra di Bojonegoro untuk Bulan Januari 25 Januari di Kecamatan Bojonegoro dengan 1.713 KPM dengan jumlah  17.130 Kg beras Rastra. Kecamatan Dander jumlah penerima 6.137 KPM dengan jumlah Rastra mencapai 61.370 Kg. Tanggal 26 Januari disalurkan untuk Kecamatan Kapas dan Sukosewu masing masing, 3.853 KPM dan 38.530 Kg serta 3.725 KPM dan 37.250 Kg. Tanggal 27 Januari di Kecamatan Malo untuk 3,983 KPM dan 39.830 Kg, Kecamatan Trucuk 2.822 KPM dan 28.220 Kg. 29 Januari di Tambakrejo untuk 6.543 KPM dan 65.430 Kg Rastra. Tanggal 30 Januari Kecamatan Ngraho untuk 6.600 KPM dan 66.000 Kg. Kecamatan Padangan untuk 2.593 KPM dan 25.930 Kg beras Rastra disalurkan pada tanggal 29 Januari 2018.  Tanggal 31 Januari Kecamatan Ngambon yang akan disalurkan untuk 1.483 KPM dan 14.830 Kg beras , masih ditanggal yang sama distribusi beras dilakukan di Kecamatan Margomulyo dengan penerima KPM mencapai 3.884 dengan jumlah beras mecapai 38.840 Kg. Sedangkan pada Bulan Januari Rastra akan disalurkan mulai tanggal 1 Februari untuk  Kecamatan Sekar dengan penerima KPM mencapai 4.887 KPM dengan beras 48.870 Kg. Tanggal 2 Januari di dua kecamatan yakni Bubulan 1.726 KPM dan 17.260 Kg, Kecamatan Gondang untuk 4.120 KPM dengan jumlah beras mencapai 41.200 Kg. Tanggal 3 Januari di Kecamatan Temayang untuk 3.182 KPM dengan beras mencapai 31.820 Kg serta untuk Kecamatan Balen dengan penerima KPM mencapai 6.175 jiwa atau 61.750 Kg beras. Kecamatan Sumberejo untuk 6.461 KPM dengan beras 64.610 Kg pada tanggal 4 Januari 2018. Tanggal 6 Januari distribusi untuk Wilayah Kecamatan Kedungadem untuk 9.743 KPM dengan jumlah beras mencapai 97.430 Kg.  Tanggal 7 Februari di Kecamatan Kepohbaru dengan 6.771 KPM dan 67.710 Kg beras rastra. Tanggal 8 Februari di Kecamatan Baureno untuk 5.273 PKM dan 52.730 Kg beras Rastra. Sedangkan untuk tanggal 9 Februari distribusi di Kecamatan Kanor untuk 4.978 KPM dan 49.780 KG beras rastra dan Kecamatan Purwosari 3.427 KPM dengan jumlah rastra 34.270 Kg beras. Tanggal 10 Februari di Kecamatan Ngasem untuk 6.481 KPM dengan jumlah beras 64.810 Kg . Tanggal 12 Januari beras Rastra akan didistribusikan untuk wilayah Kecamatan Sugihwaras untuk 4.441 KPM atau setara 44.410 Kg beras, Kecamatan Kasiman setara 25.530 beras rastra untuk 2.553 KPM. Terakhir adalah Kecamatan Kedewan dengan penerima KPM 893 atau 8.930 Kg beras dan Kecamatan Gayam yang akan disalurkan bagi 2.669 KPM atau setara 26.690 Kg beras.

 Dalam rapat ini beberapa OPD yang hadir antara lain, Badan Perijinan, Dinas Pendapatan Aset Daerah, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Industri dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan, Bagian Humas dan Protokol serta Sekpri dan Ajudan Bupati.


(Rilis Humas Pemkab Bojonegoro) 

Tidak ada komentar:
Write komentar